Sabigaju.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (9/4) malam, telah secara resmi menetapkan aktor sekaligus Gubernur Jambi, Zumi Zola sebagai tersangka atas kasus dugaan penerima suap sebesar 6 miliar dari rekanan Pemprov Jambi terkait sejumlah proyek APBD Provinsi Jambi.

Diperiksa KPK Selama 8 Jam, Zumi Zola Keluar dengan Rompi Tahanan KPK

Setelah melalui tahap pemeriksaan yang cukup panjang sejak November 2017 lalu. Akhirnya KPK resmi menahan mantan kekasih Ayu Dewi tersebut. Seperti yang dilansir dari berbagai sumber, Zumi Zola tiba di gedung KPK pukul 10.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Senin, (9/4) kemarin.

Pemeriksaan pun berlangsung selama 8 jam. Dan sekitar pukul 18.45 WIB, Zumi terlihat keluar dari gedung KPK dengan mengenakan rompi tahanan KPK sambil didampingi beberapa pengawal tahanan. Zumi pun tampak lebih memilih untuk diam dan tidak menyampaikan komentar apapun terhadap awak media.

KPK menyampaikan jika politisi PAN itu diduga menerima gratifikasi bersama-sama dengan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi nonaktif, Arfan terkait kasus dugaan suap senilai Rp 6 miliar. Dan Zumi akan ditahan selama 20 hari mendatang di rutan KPK C1.

Zumi Zola Jadi Tahanan KPK, Fachrori Umar Pastikan Pemerintahan Jambi Tak Terganggu

Penetapan Gubernur Jambi, Zumi Zola sebagai tersangka memang cukup membuat banyak orang penasaran. Kira-kira apa yang akan terjadi dengan roda pemerintahan Jambi setelah Zumi Zola menjadi tahanan KPK. Namun, Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar dapat memastikan pemerintahan Jambi akan tetap berjalan seperti biasa.

“Tidak ada yang berubah dalam roda pemerintahan, tetap berjalan seperti biasanya, dan saya juga mengajak seluruh Forkompimda (Forum Koordinasi Pemimpin Daerah) terus bersinergi untuk membangun Jambi,” ujar Fahcrori Umar, seperti yang dilansir dari berbagai sumber.

Resmi Jadi Tahanan KPK, Ini Komentar Eddy Soeparno

Terkait kasus yang telah menimpah Zumi Zola saat ini, Eddy Soeparno selaku Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) pun mengaku prihatin. Pasalnya selama ini, Zumi dikenal sebagai kader muda yang berprestasi.

“Zumi Zola adalah kader taat hukum dan selama ini tidak pernah mangkir atau mencari alasan ketika mendapat panggilan KPK. Bahkan hari ini meski mendapat firasat akan ditahan, Zumi Zola tetap datang memenuhi panggilan KPK,” ungkap Eddy, seperti yang dilansir dari berbagai sumber.

Selain itu, Eddy menegaskan jika PAN tetap akan berpegang pada azas praduga tak bersalah dan yakin bahwa kebenaran akan terungkap dalam proses hukum yang sedang berjalan saat ini. (sbg/Selvi)

Comments