Seorang wisatawan tengah bersantai sambil berfoto dengan latar belakang Lumba-Lumba di Teluk Kilauan, Lampung (Foto: telukkiluanlampung)
Seorang wisatawan tengah bersantai sambil berfoto dengan latar belakang Lumba-Lumba di Teluk Kilauan, Lampung (Foto: telukkiluanlampung)

Sabigaju.com – Bila kamu ingin menikmati suasana pantai yang tidak membosankan kamu bisa mengarahkan tujuan liburanmu ke Teluk Kiluan.

Teluk Kiluan berada di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Di Pantai ini di jamin deh, kamu akan menemukan surga tersembunyi yang sangat indah.

Suasana alami bakal kamu rasakan di Teluk Kiluan masih sangat alami dan terjaga. Wisatawan yang datang ke sana bisa mendapatkan suasana yang bertolak belakang dengan ramainya kehidupan kota.

Kawasan ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat. Mereka menyewakan rumah sebagai homestay dengan tarif yang bisa dinegosiasikan.

Meski dikelola secara swadaya, masyarakat Teluk Kiluan sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Lokasi wisata ini dikelola dengan konsep ekowisata sehingga ramah lingkungan.

Bertemu Lumba-Lumba di Teluk Kiluan

Teluk Kiluan, yang akan menyuguhan topografi berbukit dan berlembah yang sangat cocok untuk dijelajahi. Selain menyuguhkan lanskap yang indah, ternyata teluk satu ini dihuni oleh ratusan ekor lumba-lumba.

Selain itu, masyarakat juga menyewakan perahu untuk mengamati aktivitas lumba-lumba yang kerap melewati kawasan ini.

Sebagai perairan yang kerap dilintasi kawanan lumba-lumba, Teluk Kiluan banyak didatangi wisatawan baik dari domestik maupun mancanegara untuk berburu hoki menyaksikan kawanan lumba-lumba.

View this post on Instagram

Teluk Kiluan Salah satu keistimewaan Teluk Kiluan adalah atraksi lumba-lumba di laut lepas. Di Teluk Kiluan ini dapat melihat kumpulan lumba-lumba yang jumlahnya ratusan ekor. Teluk Kiluan sebagai jalur migrasi dari dua jenis lumba-lumba, yaitu lumba-lumba hidung botol (Tursiops Truncatus) dengan badan lebih besar, berwarna abu-abu. Yang kedua adalah lumba-lumba Paruh Panjang (Stenella Longirostris) yang bertubuh lebih kecil. Jumlah kedua lumba-lumba itu sangat banyak karena yang melewati Teluk Kiluan ini diperkirakan mencapai ratusan bahkan ribuan lumba-lumba. Kedua jenis lumba-lumba itu cukup akrab dengan manusia. Lumba-lumba senang mendekati perahu atau kapal yang tengah melintas di laut. Lumba-lumba sebaiknya dilihat pada pagi hari pukul 06.00 Photo : @priscillialist LOC : Teluk Kiluan- Lampung Yuk gabung trip kiluan bareng @smileventure420 . Liburan hemat dan seru hanya di @smileventure420 #telukkiluan #kiluanlampung #Opentrip #kiluandolphin #indonesia #jalanjalanlampung #pesonaindonesia #instagram #instatravel #indotraveller

A post shared by SMILEVENTURE TOUR & TRAVEL (@smileventure420) on

Sebelum menyaksikan ratusan lumba-lumba hidung botol dan lumba-lumba snipper bisa kamu jumpai di tengah laut, kamu harus menyewa perahu jukungĀ  yang muat untuk empat orang. Perahu ini relatif kecil untuk menantang samudera.

Yang mesti digarisbawahi, menaiki perahu kecil itu pastinya bakal memang memicu adrenalin. Bermodal percaya pada sang nahkoda dan setumpuk keinginan berjumpa dengan lumba-lumba, rasanya sudah lebih dari cukup untuk melangkahkan kaki dan duduk di atasnya.

Selama menempuh perjalanan sekitar satu jam, wisatawan akan disuguhkan dengan air laut yang jernih dan hijaunya gugusan perbukitan. Nantinya, perjalanamu juga akan diiringi oleh lumba-lumba tersebut.

Walau lumba-lumba ini bisa ditemukan setiap hari, namun biasanya mereka akan keluar pada pagi hari, jadi usahakan kamu sudah sampai di tengah laut pukul 06.00 WIB.

Rombongan lumba-lumba biasanya akan berenang di sisi kanan dan kiri perahu, mereka cukup akrab dengan manusia, sehingga senang mendekati kapal-kapal.

Selain lumba-lumba, Teluk Kiluan juga menjadi rumah untuk Penyu Hijau, Penyu Sisik, bahkan ikan paus. So, kamu siap bertemu Lumba-Lumba saat liburan mendatang? (Sbg/Rig)

Comments