Anjloknya Gairah Bercinta
Ada banyak faktor yang dapat membuat seorang pria mengalami penurunan gairah bercinta. (Foto: Dolgachov)

Sabigaju.com – Kehidupan seks sangat menentukan keharmonisan rumah tangga setiap pasangan. Namun demikian, bukan tak mungkin ada saat dimana pria merasakan anjloknya gairah bercinta.

Hal ini memang sedikit banyak punya pengaruh disebabkan adanya penurunan fungsi organ seksual seiring bertambahnya umur seseorang. Yang patut diwaspadai adalah jika kondisi itu terjadi setiap hari, maka mungkin kamu sedang berada dalam masalah besar.

Nah, berikut ini Sabigaju mau kasih beberapa hal yang menjadi faktor anjloknya gairah bercinta seorang pria.

1. Masalah Psikologis

Seringkali pria tidak menyadari, bahwa gangguan atau masalah psikologis juga dapat membuat anjloknya gairah seksual pria.

Apalagi jika hidup di lingkungan perkotaan yang penuh dinamika membuat kondisi stres sering menghampiri. Belum lagi masalah keluarga, ekonomi, gangguan mental yang kesemuanya punya pengaruh terhadap penurunan gairah seksual.

2. Masalah Fisiologis

Bertambahnya lemak di dalam perut juga dapat menjadi faktor anjloknya gairah bercinta.

Riset Clinical Endocrinology beberapa waktu lalu menemukan, orang dengan “obesitas sentral” atau lingkar pinggang lebih dari 102 centimeter, memiliki tingkat testosteron yang jauh lebih rendah, daripada pria langsing.

Suplemen mungkin dapat membantu. Tapi, kamu perlu mengkonsultasikannya dengan dokter. Atau mungkin, ada cara lain untuk meningkatkan hormon testosteron secara alami yang patut dicoba juga.

3. Kekurangan Zat Besi

Zat besi memang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Zat yang banyak terkadung dalam bayam, asparagus dan beberapa jenis seafood serta daging hewan seperti sapi dan kambing ini dibutuhkan dalam pembentukan sel-sel darh merah.

Jika saja ada ketidak seimbangan zat besi dalam tubuh, hal ini biasanya memiliki pengaruh terhadap kesehatan dan penurunan alias anjloknya gairah bercinta seorang pria.

4. Kurang Cahaya Bisa Membuat Gairah Bercinta Menurun

Dalam sebuah penelitian di Italia, para periset merekrut pria yang didiagnosis menderita gangguan gairah bercinta, dan meminta mereka duduk di depan kotak cahaya setiap hari selama dua minggu.

Separuh dari kelompok tersebut diberi cahaya dengan intensitas tinggi dan serupa dengan sinar matahari alami. Sementara itu, separuh lainnya diberi dengan intensitas yang lebih kecil.

Hasilnya, mereka yang mendapat intensitas cahaya tinggi melaporkan perubahan signifikan pada tingkat hasrat seksual dan juga tingkat kepuasan seksual yang lebih tinggi. Kondisi ini terjadi karena cahaya terang menghasilkan lebih banyak bahan kimia hipofisis yang disebut hormon luteinizing.

5. Rendahnya Hormon

Ada beberapa hormon yang berperan penting terhadap gairah seksual pria. Salah satunya adalah hormon testosteron.

Jika hormon ini rendah, maka bisa membuat menurunnya gairah seksual pria. Lalu juga hormon tiroid dan prolaktin.

Hormon-hormon ini diproduksi oleh kelenjar di otak dan punya kaitan erat dekat gairah seksual.

6. Mengorok Mungkin Pertanda Anjloknya Gairah Bercinta

Mendengkur bisa menjadi gejala sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang berpotensi serius ketika napas berhenti dan berlanjut berulang kali. Ini juga terkait dengan menurunnya kadar testosteron.

Hasil riset yang dirilis dalam The Journal of Sexual Medicine mengungkapkan, hormon testosteron naik saat kamu tidur, tapi menurun saat kamumengorok. (Sbg/Rig)

Comments