Nonton Konser Musik
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Selama pandemi virus corona berkembang di Tanah Air, para artis maupun promotor musik beramai-ramai membatalkan agenda nonton konser musik yang rencananya di gelar di tanah Air di Indonesia.

Nah di masa new Normal ini pemerintah mulai memperbolehkan konser digelar kembali.

Namun, saat nonton konser yang akan digelar  di masa new normal, kamu wajib menaati peraturan di tengah pandemi virus corona. Lantas bagaiman kita menimati konser di era new Normal Cek Nih Gaes

BACA JUGA: Konser Live Streaming Jalan Lain untuk Perangi Corona

Nggak Boleh Diri dan Bawa bekal Sendiri

Dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum tertuang beberapa hal yang mengatur  kita sat hendak nonton konser musik:

Jika mengunakan tempat duduk, kursi diatur berjarak satu meter atau untuk kursi permanen dikosongkan beberapa kursi untuk memenuhi aturan jaga jarak.

Tidak meletakkan item/barang yang ada di meja tamu/peserta dan menyediakan item/barang yang dikemas secara tunggal jika memungkinkan seperti alat tulis, gelas minum dan lain-lain.

Tidak dianjurkan untuk menyelenggarakan event dengan model pengunjung/penonton berdiri (tidak disediakan tempat duduk) seperti kelas festival dikarenakan sulit menerapkan prinsip jaga jarak.

Penerapan jaga jarak dapat dilakukan dengan cara memberikan tanda di lantai minimal 1 meter. Jika menyediakan makan/minum yang disediakan diolah dan disajikan secara higienis.

Bila perlu, anjurkan tamu/peserta untuk membawa botol minum sendiri, disediakan dengan sistem konter/stall dan menyediakan pelayan yang mengambilkan makanan/minuman.

Bila mungkin, pengunjung disarankan membawa alat makan sendiri (sendok, garpu, sumpit)

BACA JUGA: Jenis Musik yang Sangat Baik untukmu di Masa Pandemi

Resiko Penularan Virus saat Konser

Lantas, bagaimanakah risiko penularan virus corona di tempat pertunjukan atau saat nonton konser yang melibatkan banyak orang? Risiko penularan corona di tempat konser atau pertunjukkan

Kerumunan di tempat publik seperti konser rentan menjadi ruang penularan virus corona. Dalam rentang skor 1 sampai 10 (skor 10 sebagai yang berisiko paling tinggi), sejumlah ahli menyebut konser musik atau pertunjukan memiliki skor risiko 9, atau berisiko tinggi terhadap penularan virus corona.

Penetapan skor tersebut mempertimbangkan acara seperti nonton konser dan pertunjukan melibatkan banyak orang dan susah menerapkan jaga jarak aman.

Kendati konser atau pertunjukan yang digelar di luar ruangan disebut lebih aman karena virus kurang terkonsentrasi daripada saat acara digelar di dalam ruangan, namun disiplin jaga jarak aman praktiknya sulit ditegakkan.

Selain itu, ahli juga menyebut risiko penularan virus corona bisa meningkat saat penonton bernyanyi sembari berteriak bersama.

Pasalnya, virus corona bisa menyebar melalui droplet (cipratan) cairan dari saluran pernapasan saat penderita Covid-19 berbicara, berteriak, bersin, atau batuk.

BACA JUGA: Drive-In, Cara Baru Menikmati Konser Musik di Tengah Pandemi

Aman Nggak Yah?

Menurut ahli penyakit menular Institute for Global Health Northwestern University AS Dr. Robert Murphy menyampaikan, sebenarnya penyelenggaraan acara di ruang publik perlu mempertimbangkan kondisi kasus Covid-19 di suatu wilayah.

Hal ini Mengingat temuan kasus Covid-19 belum menurun, risiko penularan virus corona masih bisa terjadi. Murphy mengembalikan pilihan apakah orang masih mau menonton konser atau pertunjukan di masa pandemi Covid-19.

Namun, sebelum memutuskan, dia memberikan pertanyaan yang bisa menjadi pertimbangan untuk mengambil keputusan yang bisa jadi langkah pencegahan penularan virus corona ini.

“Bisakah Anda hidup apabila tidak nonton konser ini?” tanya dia. Jika jawabannya bisa, Murphy mengatakan berarti kamu tak perlu menempatkan diri pada risiko tinggi tertular atau menularkan virus corona.

Kamu ingin  nonton konser musisi atau band apa sih di masa new normal ini? (Sbg/Rig)

Comments