source : psychologytoday.com

Sabigaju.com – Manusia adalah makhluk yang tidak sempurna. Tidak terkecuali dari kedua gender laki-laki maupun perempuan yang mempunyai karakteristik problemnya sendiri.

Secara stereotype, seorang perempuan itu terkenal dengan tipikal pasangan yang lebih talkative atau extrovert. Yang artinya perempuan lebih ekspresif terhadap keluhan-keluhan mereka.

Sedangkan untuk seorang laki-laki mereka lebih identik dengan tipikal pasangan yang lebih tenang atau introvert. Yang artinya seorang laki-laki mempunyai kecenderungan pasif, self control dan tingkat ketenangan yang lebih baik.

Meskipun karakteristik positif stereotype antar gender pasangan mereka akan bergantung dari tipe kepribadian  masing-masing.

Seperti yang disampaikan, laki-laki pada umumnya memang dikenal lebih pasif dan tidak ekspresif. Lalu apabila mereka mengeluh terhadap pasangan, kira-kira keluhan seperti apa sih yang mereka kemukakan?

Menelisik di Balik Keheningan Laki-Laki tentang Pasangan

pasangan
source : avoiceformen.com

Apabila seorang laki-laki terdiam, bukan berarti mereka sedang menunjukkan bentuk persetujuan dengan pasangannya. John Gootman, PhD dan Julie Schwartz, PhD dalam bukunya The Man’s Guide to Women: Scientifically Proven Secrets from the “love lab” about what women really want mengulas beberapa aspek alasan-alasan seorang laki-laki di balik keheningan mereka.

Beberapa poin yang disampaikan pada buku itu adalah:

1. Jangan Terlalu Tebal Menggunakan Makeup

Makeup adalah sesuatu yang hampir selalu dipakai oleh perempuan agar lebih percaya diri. Namun saat perempuan menggunakan makeup terlalu tebal, ternyata laki-laki juga tidak suka melihatnya. Laki-laki menganggap makeup yang tebal membuat perempuan terlihat seperti memakai topeng.

2. Jangan Berlebihan atau Hiperaktif

Perempuan yang mempunyai bahasa tubuh yang berlebihan memang menarik apabila dijadikan seorang teman, tapi tidak sebagai kekasih. Karena pada dasarnya seorang laki-laki lebih senang dengan perempuan yang kalem dan manis.

3. Jangan Terbiasa Membicarakan Sahabatmu di Belakang

Perempuan yang senang gosip di belakang dan bersikap manis di depan, membuat laki-laki menjadi waspada. Karena banyak laki-laki yang merasa tidak nyaman karena terdapat ketakutan mereka untuk ditusuk dari belakang.

4. Jangan Tanya soal Kegemukan Badan Laki-Laki 

Ternyata seorang laki-laki merasakan ketidaknyamanan yang sama apabila kaum perempuan menanyakan hal ini. Karena pertanyaan ini kadang membuat mereka mati kutu atau serba salah. Jadi lebih baik kalau kamu memilih topik lain.

5. Tidak Menggunakan Alasan PMS 

Laki-laki juta ternyata sangat kesal apabila pasangan perempuannya sering mood swing. Apalagi jika alasan dari mood swing perempuan tersebut terjadi karena PMS. Mereka mempercayai derita PMS, tapi bukan berarti hal ini lantas menjadi pembenaran untuk beragam sikap ‘ajaib’ perempuan.

6. Jangan Terlalu Cengeng

Kaum laki-laki akan mencoba mengerti saat perempuan yang menangis. Tapi kalau perempuan terus menerus menceritakan sad story-nya, laki-laki akan kehilangan rasa simpatinya.

7. Jangan Terlalu Gengsi

Faktanya, secara umum memang seorang perempuan biasanya menunggu dinyatakan cintanya lebih dulu oleh laki-laki. Atau mereka berharap laki-laki akan selalu memulai semuanya duluan. Ubah cara pandang itu karena menurut laki-laki hal tersebut sangat tidak menarik bagi mereka.

8. Jangan Terbiasa Membandingkan Diri

Akan tiba di suatu titik jenuh ketika seorang wanita terlalu sering membandingkan dirinya dengan orang lain. Karena bagi seorang laki-laki, terlalu banyak membandingkan diri itu sama saja dengan penilaian seorang perempuan yang tidak pandai bersyukur.

9. Intensitas Telepon Bukan Berarti Suka

Seorang laki-laki itu ternyata banyak yang kesal dengan perempuan yang gede rasa dan high expectation kalau ditelepon. Padahal, terkadang mereka menghubungi perempuan hanya sekedar untuk mengobrol dulu, jika ada kecocokan dalam obrolan, barulah laki-laki akan memikirkan langkah selanjutnya. (Sbg/Ldr)

Comments