Sabigaju.com – Merencanakan jumlah keturunan menjadi hal yang sangat penting bagi pasangan. Oleh karena itu, Anda yang mungkin baru saja memulai rumah tangga bisa mencari tahu beberapa jenis alat kontrasepsi yang paling tepat. Tepat di sini adalah sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Mengena Lebih Dekat Alat Kontrasepsi IUD

Ada beberapa jenis kontrasepsi yang memang disarankan oleh para ahli kesehatan, salah satunya adalah intra uterine device (IUD). Bagi Anda yang ingin menggunakan kontrasepsi jangka panjang, American College of Obstetricians and Gynecologist menyatakan bahwa intra uterine device (IUD) dan implan merupakan alat kontrasepsi yang paling tepat. IUD disebut paling tepat untuk kontrasepsi jangka panjang karena paling aman dan efektif untuk perempuan usia produktif.

Selama ini, IUD lebih dikenal dengan istilah spiral. Alat kontrasepsi ini adalah alat plastik yang terbungkus dengan kabel tembaga dan berbentuk T. Sebagai alat kontrasepsi, IUD berfungsi untuk mencegah kehamilan dengan cara mencegah sel sperma bertemu dengan sel telur.

Alat berbentuk T tersebut menghentikan jalan sperma ke tuba falopi dengan mengganti jalan uterus sehingga sperma tidak bisa membuahi sel telur yang matang. Dengan memilih alat kontrasepsi ini, risiko kehamilan bisa menjadi sangat kecil yaitu, 0,05%.

IUD yang selama ini ada di Indonesia umumnya bisa digunakan secara efektif selama 5 hingga 10 tahun tanpa perlu diganti. Untuk menggunakannya Anda harus dibantu oleh ginekolog mengingat ukurannya yang kecil dan harus dimasukkan ke dalam tubuh.

Meski alat kontrasepsi ini juga disebut aman, tetapi tetap memiliki risiko efek samping. Para ahli dari Mayo Clinic mengungkapkan bahwa IUD bisa menimbulkan efek samping sakit kepala, berat badan bertambah, perubahan mood, darah haid yang lebih banyak, dan rasa nyeri. Bahkan pada kasus tertentu bisa menyebabkan pendarahan terlalu lama yang  bisa menyebabkan anemia.

Sementara itu, efek samping yang mungkin timbul saat bercinta adalah nyeri saat berhubungan dan inflamasi di bagian vagina. Pada umumnya, efek tersebut cukup aman dan akan hilang seiring lamanya penggunaan.

Sekalipun IUD disebut paling aman dan efektif serta efek sampingnya pun tidak berbahaya, tetapi selalu komunikasikan dengan ginekolog bila Anda memilih alat kontrasepsi ini dan merasakan beberapa efek samping yang membuat tidak nyaman. Pasalnya, tepat atau tidaknya alat kontrasepsi itu sangat personal tergantung pada kondisi kesehatan dan tubuh Anda. (Sbg/Er)

Comments