X-Men: Dark Phoenix
Hari ini, Jum’at (14/6) Film X-Men: Dark Phoenix resmi ditayangkan di bioskop-bioskop Tanah Air. (Foto: Instagram darkphoenixmovie2019)

Sabigaju.com – Setelah tayang terlebih dahulu di beberapa negara, Film X-Men: Dark Phoenix akhirnya resmi ditayangkan bioskop  di tanah air, mulai hari ini, Jum’at (14/6).

Film X-Men: Dark Phoenix ini juga menandai berakhirnya saga X-Men dari produksi Fox sebelum rumah produksi tersebut bekerja sama dengan Disney.

Film ini juga merupakan film ke-12 X-Men yang fokus menceritakan tentang Jean Grey, salah satu mutan terkuat asuhan Charles Xavier.

Karena time line atau garis waktunya yang kembali ke masa lalu, otomatis tokoh Jean Grey-nya menjadi lebih muda dan diperankan oleh Sophie Turner. Sebelumnya peran dewasa Jean Grey dilakoni oleh Famke Janssen.

Timbul pertanyaan apakah film ini bakal sukses seperti film X-Men sebelumnya?

BACA JUGA: Bakal Ada Spinoff Film ‘Logan’ yang Berfokus Pada Laura Kinney 

Sinopsis Film X-Men: Dark Phoenix

Sejak kecil, Jean sudah punya kekuatan unik di dalam pikirannya. Ditambah lagi ia punya semacam mental yang mengerikan di dalam jiwanya.

Mental yang bisa menghancurkan apa yang tidak ia suka. Mental yang bahkan bisa membunuh dirinya sendiri. Namun, siapa sangka kekuatan ini berganti kembali ketika Jean dan Nightcrawler berada dalam sebuah misi luar angkasa.

Jean berada dalam kondisi yang tak menguntungkan. Sampai-sampai ia sendiri mengira tak akan pernah selamat. Namun, sebuah energi yang berasal dari semesta ini mengubah Jean Grey. Ia tak jadi tewas, malah tambah mengerikan.

(Foto: Instagram darkphoenixmovie2019)

Ia tahu rahasia-rahasia kecil. Ada alasan kenapa ia harus berada di sekolah mutan milik Charles Xavier. Kekuatan dari semesta ini kemudian digabungkan dengan kekuatan mental yang ia miliki. Alhasil, hal-hal yang tak ia suka pun berganti menjadi bencana.

Pertarungan tak bisa dielakkan. Charles dan Erik alias Magneto kembali bersatu. Kekuatan Jean bukan saja hanya mampu memusnahkan teman-teman mutannya. Namun, kehidupan di seluruh bumi.

BACA JUGA: Gambit: Kisah Mutan Pencuri yang Jadi Superhero 

Tanggapan Buruk dan Merugi

Sayangnya Film Dark Phoenix mendapat review yang buruk baik dari para kritikus film dan para penggemar X-Men.

Pasalnya, para penggemar tentu sangat menginginkan film terakhir X-Men dari studio Fox ini akan berakhir dengan baik dan memorable bagi mereka. Para kritikus bahkan hanya memberinya skor 22 persen di situs pengepul rating, Rotten Tomatoes.

(Foto: Instagram)

Tak hanya itu, Film X-Men: Dark Phoenix juga menjadi film X-Men dengan debut terburuk. Film ini disebut-sebut merugi sampai sekitar US$100 hingga US$120 juta. Itu setara dengan Rp1,4 hingga Rp1,7 triliun.

Dilansir Sabigaju dari laman laman Deadline Angka itu didapat Deadline dengan membandingkan pendapatan X-Men: Dark Phoenix di box office global dan biaya produksi.

Untuk membuat film yang dibintangi James McAvoy itu, 20th Century Fox membutuhkan sekitar US$350 juta, termasuk syuting ulang beberapa adegan.

BACA JUGA: Aksi Mencekam Perburuan Manusia dalam Film The Predator 

Padahal debutnya di box office hanya menghasilkan US$140 juta dari global. Itu membuatnya kalah jauh dibanding film-film X-Men sebelumnya, seperti X-Men: Days of Future Past (US$262,9 juta), Logan (US$247,4 juta) dan X-Men: Apocalypse (US$166,6 juta).

Sebelumnya diprediksi Dark Phoenix akan menghasilkan US$300 hingga US$325 juta di box office,

Nyatanya, hanya US$140 juta yang bisa dikantongi X-Men: Dark Phoenix meski itu sudah cukup membuatnya menduduki puncak box office. Di Amerika Serikat pendapatannya lebih sedikit, hanya US$33 juta.

So, kalau mau masih ngotot mau nonton film X-Men: Dark Phoenix ini ya monggo, silahkan. Tapi jangan sebel kalau film ini bakal bikin kamu kesel. (Sbg/Rig)

Comments