Winter Blues
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Pasca dilanda cuaca panas, banyak warga kota Jakarta yang gembira dengan datangnya musim hujan serta cuaca dingin yang dirasakan kala malam tiba selama beberapa hari belakangan ini.

Namun, kehadiran musim hujan dan cuaca dingin ternyata tidak hanya membawa kegembiraan, melainkan juga bisa mendatangkan depresi. Apa karena kebanjiran atau bencana lainnya? Tunggu Stop dulu beranggapan hal-hal tentang itu

Sabigaju mau kasih info kalau cuaca dingin dimi musim hujan ini ternyata punya kaitan dengan dengan kesehatan mental kita yang bisa mengalami Winter Blues?

BACA JUGA: Depresi Pasca Bercinta Mungkin Kamu Mengalami Post-Sex Blues 

Winter Blues dan Soal Kesehatan Mental

Sesuai namanya, Winter Blues dialami oleh banyak orang ketika musim hujan ataupun musim dingin.

Pada musim dingin (winter), umumnya banyak orang menjadi lebih mellow daripada ketika musim-musim lainnya.

Di Indonesia, memang tidak mengenal musim dingin alias ‘winter’, namun bisa dibilang hawa dingin akibat hujan menjadi pemicu yang membawa banyak orang Indonesia terjebak kenangan ketika hujan.

Dalam Penelitian berjudul The Effect of Weather on Daily Mood: A Multilevel Approach yang dilakukan Denissen, Penke, Bukalid, dan Van Aken menjelaskan bahwa segala hal yang berkaitan dengan hujan, dari suara rintik hingga suasana yang tercipta, memang menimbulkan perasaan cemas yang (untungnya) merupakan gangguan psikologis yang wajar dan tidak berbahaya.

Winter Blues atau untuk beberapa orang dikenal dengan istilah dengan Seasonal Affective Disorder (SAD)atau gangguan afektif musiman adalah salah satu dari kategori depresi yang muncul hanya pada musim tertentu.

Apa saja yang terjadi ketika orang mengalami SAD? Gejala SAD sama dengan beberapa kriteria yang dibutuhkan untuk diagnosa sebagai depresi serius, seperti suasana hati yang depresif, perasaan putus asa yang kuat, hingga kehilangan energi dan konsentrasi,

Beberapa gejala yang membedakan SAD dengan depresi lainnya antara lain: merasa berat di bagian kaki dan lengan, sering kesiangan, keinginan besar untuk memakan cemilan terus menerus, sampai masalah hubungan.

BACA JUGA: Biar Enggak Galau Ketika Mantan Sudah Move On Duluan 

Menurut Josh Klapow, seorang psikologi klinis Winter Blues, mengatakan bahwa ada beberapa cara untuk mengatasi gangguan Winter Blues.

Salah satunya, dengan membiarkan tubuh terkena cahaya matahari setiap harinya. Matahari memiliki peran penting dalam pelepasan hormon-hormon ini pada tubuh kita.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan dan meningkatkan produksi Hormon Serotonin, yang berperan dalam pengaturan suasana hati dan “kesegaran” kita.

Cara lain mengatasi winter blues di kala musim hujan datang adalah lewat tidur berkualitas selama 7-8 jam setiap hari, hal ini punya pengaruh terhadap Hormon Melantonin

Baik Hormon Serotonin dan Melantonin memiliki hubungan yang berbanding terbalik, ketika satu hormon naik, proporsi hormon yang lainnya akan turun.

BACA JUGA:  Makanan dan Minuman Berikut Ini Bisa Memperparah Depresi

Langkah berikut yang dapat kamu lakukan untuk menghalau Winter Blues adalah dengan bergerak setidaknya 15 menit per hari, dan jangan terlalu keras pada diri sendiri.

Karena cuaca hujan ataupun suhu yang dingin kemungkinan membuat  banyak orang beraktivitas di luar menjadi terbatas.

Kamu juga bisa menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, atau orang tercinta. Intinya kamu harus  tetap menikmati hari baik maupun hari buruk di musim dingin/hujan tanpa harus berlarut dalam perasaan Winter Blues. (Sbg/Rig)

Comments