Puncak arus mudik diperkirakan bergeser dari H-3 ke H-6 atau Sabtu (9/6) karena adanya penambahan cuti bersama yang memicu masyarakat untuk pulang kampung lebih awal. (Foto: Pixabay)
Puncak arus mudik diperkirakan bergeser dari H-3 ke H-6 atau Sabtu (9/6) karena adanya penambahan cuti bersama yang memicu masyarakat untuk pulang kampung lebih awal. (Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Badan Pengelolaan Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merilis titik rawan macet mudik Lebaran 2018. Salah satunya, Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, Jawa Barat.

BPJT memprediksi adanya kenaikan volume kendaraan hingga 63 persen yang melintas GT Cikarang Utama saat arus mudik. Sementara saat arus balik, kenaikannya diperkirakan mencapai 61 persen.

Sementara itu, puncak arus mudik akan terjadi pada H-6 atau tepat pada 9 Juni 2018. Sedangkan arus balik akan terjadi pada 20 Juni 2018.

Puncak Arus Mudik Lebaran

Berdasarkan hasil riset Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik bergeser dari H-3 ke H-6 atau Sabtu (9/6). Hal itu karena adanya penambahan cuti bersama yang menyebabkan waktu libur semakin panjang dan memicu masyarakat untuk pulang kampung lebih awal.

Sebanyak 46,7 persen pemudik lebih memilih untuk mudik menggunakan mobil pribadi dengan alasan lebih fleksibel, nyaman, serta cepat.

Sedangkan untuk arus balik,diprediksi akan terjadi pada H+3 dan H+4 Lebaran. Hal itu dikarenakan pegawai swasta mulai masuk kerja pada 20 Juni dan PNS pada 21 Juni.

Sebanyak 46,7 persen pemudik lebih memilih untuk mudik menggunakan mobil pribadi dengan alasan lebih fleksibel, nyaman, serta cepat.

Untuk mengantisipasi kemacetan, BPJT pun menyiapkan berbagai langkah. Antara lain, menghentikan sementara kontruksi jalan tol pada H-10 sampai dengan H+10 Lebaran 2018.

Tol Tak Layani Pembayaran Tunai

Guna mengantisipasi kepadatan arus mudik maka pembayaran di jalan tol Indonesia dilakukan sepenuhnya secara non tunai menggunakan uang elektronik.

Optimalisasi juga akan dilakukan di pintu-pintu tol. Caranya, dengan mengoperasikan seluruh gardu untuk transaksi nontunai.

Pihak pengelola jalan tol dan perbankan juga akan menyediakan 120 mobile reader pada gerbang yang terindikasi lalu lintasnya padat. Akan juga disediakan kartu perdana uang elektronik untuk mengantisipasi pengendara yang tidak memiliki uang elektronik.

BPJT juga akan menyampaikan informasi lalu lintas melalui VMS dan VMS Mobile, radio dan saluran informasi lain. Pemudik juga bisa mengunduh aplikasi online yaitu JMCare dan I-toll.

Angkutan Mudik Lebaran Gratis

Untuk angkutan Lebaran 2018, pemerintah meningkatkan sarana transportasi untuk mudik dari tahun sebelumnya. Untuk transportasi darat, bus mengalami peningkatan sebanyak 1,68 persen, sedangkan kereta api mengalami peningkatan sebanyak 2,3 7 persen.

Untuk kesiapan transportasi laut presentasinya pun meningkat, kapal roro meningkat sebanyak 3,5 persen, dan kapal laut sebanyak 1,17 persen.

Selanjutnya pemerintah juga menyediakan tiga kapal penyeberangan dengan kuota 6.000 orang, dan 3.000 motor dengan tujuan tiga kota, enam Kapal laut dengan kuota 30.400 orang dan 15.200 motor dengan tujuan satu kota.

Selain itu, Kementerian Perhubungan menyediakan sejumlah transportasi angkutan Lebaran secara gratis, yakni 1.130 bus dengan kuota 50.850 orang, 70 truk dengan kuota 3.150 motor, dengan tujuan 32 Kota.

Untuk Kereta Api tersedia kuota 18.096 otor dengan tujuan 32 stasiun. Total keseluruhan kuota yakni 87.250 orang dan 39.446 motor. (Sbg/Rig)

Comments