serangan
Setidaknya beberapa jenis serangan penyakit yang sering dialami banyak orang saat berpuasa.(Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Berpuasa dipercaya dapat memberikan dampak positif bagi mental dan tubuh manusia. Namun, di sisi lain, perubahan pola makan secara tiba-tiba selama bulan puasa juga dapat bisa menjadi serangan terhadap  daya tahan tubuh hingga akhirnya sakit.

Hal ini rupanya berkaitan dengan asupan makanan yang dikonsumsi saat sahur dan buka puasa. Jika makanan yang dikonsumsi tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh, maka metabolisme tubuh akan terganggu dan mengundang datangnya sejumlah penyakit.

Setidaknya beberapa jenis penyakit yang sering menyerang tubuh manusia saat berpuasa. Simak Ulasannya berikut ini

BACA JUGA: Berikut Tips Memilih Makanan yang Aman untuk Berbuka Puasa 

Sakit Kepala

Serangan sakit kepala yang timbul saat puasa biasanya disebabkan oleh tekanan darah yang rendah dan kurangnya asupan nutrisi. Di samping itu, perubahan pola tidur dan kelelahan selama puasa juga menjadi salah satu pemicu timbulnya sakit kepala.

Sakit kepala saat puasa dapat dihindari dengan mencukupi waktu tidur minimal 7 jam dan mengonsumsi makanan yang kaya gizi.

Daya tahan tubuh yang menurun selama Ramadan wajib diwaspadai dan diantisipasi agar badan tetap bugar dan ibadah puasa berjalan dengan lancar.
Maag dan asam lambung.

BACA JUGA: Kesehatan Terancam, Bila Terlalu Banyak Menyantap Kuliner Sushi

Radang tenggorokan

Gorengan merupakan camilan yang mudah ditemukan dan menjadi salah satu menu favorit untuk berbuka puasa. Namun, mengonsumsi gorengan terlalu sering dapat menimbulkan serangan radang pada tenggorokan.

Akibatnya tenggorokan menjadi sakit saat menelan makanan dan dapat menyebabkan turunnya nafsu makan. Untuk menghindari hal tersebut, kurangin konsumsi gorengan saat berbuka puasa dan minum air putih yang cukup agar tenggorokan terasa lebih nyaman.

BACA JUGA: Jangan Terlalu Sering Mengonsumsi Minuman Manis, Berbahaya

Dehidrasi

Serangan dehidrasi menjadi salah satu penyakit yang menghantui selama menjalankan puasa di Bulan Ramadan.

Serangan dehidrasi bisa dilihat saat kamu merasakan lemas yang berlebihan, suhu tubuh yang meningkat, pusing, dan jantung berdebar-debar. Jika tidak ditangani dengan benar dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan.

Selama menjalani puasa, kamu dapat menghindari dehidrasi dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang tepat.

Untuk itu, hindari dulu mengonsumsi buah atau sayur yang dapat meningkatkan produksi urin, seperti mentimun dan belimbing, karena tubuh membutuhkan banyak cairan agar terhindar dari dehidrasi.

Selain itu, kamu disarankan untuk mengonsumsi air putih minimal 1 liter saat sahur maupun buka puasa. Hindari mengonsumsi kopi dalam jumlah banyak karena akan mudah menimbulkan rasa haus.

BACA JUGA: Kenali Kemasan Makanan yang Berbahaya bagi Kesehatan

Serangan Maag

Perubahan pola makan selama bulan puasa dapat menimbulkan penyakit maag dan asam lambung. Perut yang kosong selama belasan jam dan mendadak diisi dalam jumlah banyak saat sahur atau berbuka puasa dapat menyebabkan timbulnya sakit maag.

Untuk menghindari penyakit maag, sesuaikan porsi makan saat sahur dan buka puasa. Jangan menerapkan prinsip “balas dendam” saat berbuka puasa alias mengonsumsi makanan dalam jumlah yang berlebihan.

Makanlah secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna sebelum ditelan untuk meringankan kerja lambung. Selain itu, hindari makanan pemicu asam lambung, misalnya buah yang asam dan makanan berlemak.

Semoga informasi ini berguna buat kamu agar erhindar dari serangan penyakit saat menjalankan ibadah puasa. (Sbg/Rig)

Comments