Texting Anxiety
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Saat dilanda asmara, tentunya komunikasi chatting lewat smartphone bakal sering kamu lakukan dengan gebetan .

Nah, lantaran ingin cepat mendapat balasan chatting, banyak pria yang malah stres karena nunggu balasan gebetan yang tak kunjung datang. Jika kamu pernah mengalami hal ini kamu harus waspada agar tidak terkena Texting Anxiety.

Yuk kita bahas asmara lewat smartphone terkait texting Anxiety.

BACA JUGA: Resah Smartphone Nggak Aktif, Waspada Nomophobia

Penelitian Texting Anxiety

Texting Anxiety adalah efek psikologis yang kamu dapat lantaran terlalu menunggu pesan dari seseorang. Hal ini bisa berupa keresahan ataupun kecemasan hingga bisa menimbulkan ketegangan dalam diri seseorang.

“Texting anxiety adalah keresahan yang dialami sebagian orang ketika menunggu balasan dari teks yang telah mereka kirim, bisa juga keresahan yang berkaitan dengan teks yang telah diterima yang menimbulkan pertanyaan atau masalah yang tidak terduga,”  papar psikolog Forrest Talley, PhD.

“Ini bisa menambah stres harian, sebuah gangguan, dan biasanya membuat orang-orang bisa makan waktu untuk menghilangkan rasa tegang yang timbul,” ucap Talley menambahkan.

BACA JUGA: Dampak Mengerikan Sering Main Smartphone di Toilet

Hormon Dopamin dan Texting Anxiety

Dopamin alias hormon yang bisa menimbulkan perasaan senang hormon rupany ikut muncul ketika kamu merasa senang saat ponsel menyala, tapi perasaan cemas juga muncul ketika pesan telah terbaca.

Siklus ini berulang dan seakan tanpa henti apalagi kalau kamu chatting sama gebetannya sampai seharian.

Texting Anxiety
(Foto: Unsplash)

Dopamin pun akhirnya meningkat dan membuat kamu menginginkannya lagi dan lagi chat kamu direspon gebetan.

Otak menjadi memikirkan balasan apa yang kira-kira bakal dikirim oleh gebetan sehingga kamu cemas.

Studi pemindaian otak terbaru melaporkan bahwa otak lebih aktif ketika mengantisipasi sesuatu. Makanya, tidak heran kadang kamu sampai membawa ponsel ke toilet atau bahkan kemanapun kamu pergi. Maunya chatting terus!

“Ada sejumlah peluang dan hal tidak terkendali,” Natasha Schull, seorang profesor media, budaya, dan komunikasi di New York University.

“Kamu tidak dapat benar-benar beristirahat kamu melakukan sesuatu dan kamu belum mendapatkan umpan balik. Kamu mendapatkan agitasi yang tinggi.” Tambah Schull.

BACA JUGA: Kendalikan  Smartphone Biar Tidak Membahayakan Kesehatan 

Takut Penolakan dan Khawatir Berlebih

Saat kamu tengah menjalin hubungan asmara,  biasanya texting anxiety terjadi karena kekhawatiran berlebihan akan penolakan atau menyakiti hati sang lawan bicara.

Hal ini bisa berimbas kepada terciptanya pandangan posesif di mata pasanganmu dan bukan tidak mungkin menghancurkan hubungan itu sendiri.

Apalagi jika kamu menunggu pesan dari seseorang yang baru kamu kenal misalnya dari aplikasi kencan.

Texting Anxiety
(Foto: Pexels)

 

BACA JUGA: 3 Gadget Terbaik Rekomendasi untuk Pria Pecinta Teknologi 

Kamu jadi dihantui kecemasan  apakah kamu merupakan pribadi yang bakal ia sukai — humoris, menyenangkan, dan seru — atau justru sebaliknya.

Nah, kalau dirimu sudah mengalami kecemasan saat texting menggunakan smartphone, ada baiknya untuk menghindari ponsel kamu dan alihkan dengan kegiatan lain, misalnya nongkrong, main gitar, menggambar atau apapun yang kamu sukai.

So, gaes jangan anggap sepele  texting anxiety yah!  (Sbg/Rig)

Comments