Penyakit Leptospirosis
(Foto: Animal Clinic)

Sabigaju.com – Banjir besar yang melanda wilayah Jabodetabek selain menimbulkan kerusakan harta benda, juga membuat penyakit membahayakan nyawa  berdatangan, salah satunya penyakit  leptospirosis.

Nah sabigaju mau kasih info buat kamu semua soal leptospirosis yang kini menghantui kita semua di musim hujan.

Penyebab Leptospirosis

Leptospirosis ditularkan melalui kontak dengan air, tanah, atau lumpur yang telah terkontaminasi oleh urin binatang yang terinfeksi leptospira.

Kontak yang lama dengan genangan air yang terkontaminasi urin atau minum air yang telah terkontaminasi juga dapat menyebabkan seseorang terinfeksi.

BACA JUGA: Waspada Ancaman Hipotermia saat Banjir Melanda

Kadang-kadang, gigitan binatang yang terinfeksi juga dapat menyebabkan penularan. Tikus, anjing, babi, dan sapi merupakan binatang yang dapat menularkan leptospirosis.

Penyakit leptospirosis juga bisa menyerang dari luka terbuka, pori-pori kulit, konjungtiva mata, dan lain sebagainya. Keluhan yang bisa dirasakan yaitu demam tinggi mendadak, pusing, mual muntah, lemas, nyeri otot mata merah hingga timbul kuning pada kulit.

Leptospirosis bisa semakin berbahaya jika berlanjut dengan berbagai komplikasi seperti kerusakan ginjal, peradangan pankreas, liver, paru dan otak.

BACA JUGA: Penanganan Psikologis untuk Korban Banjir Besar di Jakarta

Antibiotik  untuk Mengantisipasi

Pada kebanyakan kasus, leptospirosis ditemukan dalam kondisi ringan, dilakukan pengobatan dengan menggunakan antibiotik selama 5-7 hari tergantung respon penyakit.

Antibiotik harus diberikan secepat mungkin dan harus dihabiskan. Menghentikan antibiotik ketika gejala membaik dapat menyebabkan bakteri yang belum terbunuh menginfeksi kembali.

Obat-obatan penurun panas seperti parasetamol  juga dapat diberikan untuk mengurangi gejala.

Pada kasus penyakit leptospirosis yang berat, penderita harus dirawat dan diobservasi, terkadang juga dibutuhkan alat bantu seperti ventilator untuk membantu pernapasan, dialisis untuk menggantikan fungsi ginjal, dan cairan infus untuk sebagai sumber nutrisi tubuh.

BACA JUGA: Musim Penyakit Pilek, Jangan Sering-Sering Sentuh Wajahmu

Mencegah Leptospirosis?

Tindakan pencegahan penyakit leptospirosis harus berdasarkan pengetahuan akan siapa saja yang berisiko tinggi dan faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhinya.

Kamu juga sebaiknya menghindari  sumber air tergenang yang kemungkinan tercemar urin binatang yang terinfeksi penyakit ini

Jangan lupa untuk mengenakan Kenakan alas kaki apabila hendak keluar rumah. dan pastikan sumber air minum untuk mandi dan minum bersih untuk menghindari resiko tertular penyakit  leptospirosis.  (Sbg/Rig)

Comments