post holiday blues
Banyak orang yang terserang sindrom post holiday blues pasca menikmati liburan panjang. (Foto: Via http://air-dynamic.ch)

Sabigaju.com – Saat libur lebaran harus berakhir, ada begitu banyak orang yang justru bawaannya malah jadi murung dan uring-uringan, bahkan depresi. Jika kamu mengalami salah satu hal tersebut waspadalah bisa jadi kamu diserang sindrom post holiday blues.

Apa pula itu post holiday blues? dan bagaimana mengatasinya. Simak ulasannya berikut ini.

Post holiday blues, adalah kondisi emosional yang dirasakan seseorang setelah menikmati liburan.

Yang menjadi penyebab kamu merasa murung bisa jadi karena dua hal: merasa liburanmu sangat menyenangkan, atau kamu hanya ingin ada di masa liburan daripada kembali bekerja.

Sindrom ini mirip dengan seasonal affective disorder (SAD), yaitu gangguan emosional yang terjadi pada waktu-waktu tertentu. Ini sama halnya dengan sindrom setelah menikah yang merasa ‘kaget’ saat euforia pernikahan berakhir.

BACA JUGA: Kelelahan, Bisa Bikin Kamu Butuh Liburan usai Pergi Berlibur 

(Foto: Unsplash)

Hasil Ilusi Otak

Dikutip dari The New Daily, psikolog dari San Fransisco Dr. Melissa Weinberg mengatakan, saat kamu mengalami liburan yang menyenangkan, sebenarnya itu hanyalah ilusi yang dibuat oleh otak.

Seburuk apapun pengalaman liburanmu, otak hanya akan merekam bagian yang kamu nikmati ketimbang pengalaman buruk.

Entah kamu menikmati atau tidak masa liburan, otak akan tetap menerima bahwa liburan sudah dilewati.

(Foto: Unsplash)

Pasalnya, otak dirancang untuk merekam berbagai kegiatan yang dilakukan secara konsisten, seperti kebiasaan bekerja yang biasa kamu lakukan setiap hari. Termasuk saat berlibur, kondisi emosionalmu akan terbiasa untuk menikmati istirahat.

Jadi, saat kembali menghadapi pekerjaan, otakmu bakal ‘kaget’ dan kembali menyesuaikan setelah keadaan setelah berubah. Apa yang kamu alami ini merupakan normalisasi pasca liburan.

Untungnya sindrom ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Sebab, sindrom ini tidak berlangsung lama, hanya di minggu awal pasca liburan.

Namun bagi sebagian orang, ini bisa berlangsung lama hingga membutuhkan konseling dan dukungan keluarga untuk mengatasinya.

BACA JUGA: Liburan di Pulau Kadidiri yang Cakepnya Bikin Gak Mau Pulang

Mengatasi Post Holiday Blues

Untuk mengatasi sindrom post holiday blues (rasa murung dan depresi setelah liburan), ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan, sebagai berikut:

Istirahat

Jika kamu merasa lelah usai liburan maka kamu bisa mengatasinya dengan meluangkan waktu untuk santai dan melakukan me-time dengan membaca buku atau menonton film. Hal ini bisa memberikan udara segar sebelum menjalani hari baru pasca liburan.

Latihan pernapasan

(Foto: Pexels)

Menurut psikolog Anna Hamer, tekanan untuk memulai kebiasaan baru dapat diminimalisir dengan olah pernapasan. Tarik napas dalam-dalam dengan pernapasan perut, lepaskan napas panjang sambil mengucapkan mantra positif.

Kamu juga bisa sambil membayangkan tempat liburan favoritmu. Hal ini akan membantumu kembali ke keadaan yang tenang dan penuh energi untuk memulai aktivitas.

BACA JUGA: Liburan Long Weekend Tetap Jaga Pola Makan Sehat 

Konsumsi Makanan yang Sehat

Selama liburan, biasanya Anda makan terlalu banyak sesuka hati Anda. Menurut Dr. Eric Hollander, Direktur Program Compulsive, Impulsive, and Anxiety Disorder dari Mount Sinai School of Medicine di New York, menyarankan agar kembali menjaga pola hidup sehat usai berlibur.

Kamu bisa mengonsumsi beberapa nutrisi yang baik saat memulihkan kondisi usai melakukan liburan pajang yang melelahkan.

(Foto: Pexels)

Makanan yang mengandung asam amino tryptophan seperti pada unggas, brokoli, susu, keju, daging rendah lemak, telur, dan kacang kedelai dapat memicu produksi serotonin yang bisa memberikan sensasi nyaman, tenang, dan rileks pada otak.

Asupan lain yang bisa kamu konsumsi adalah karbohidrat yang dapat membuat pikiran menjadi lebih tenang karena adanya kandungan gula yang mendorong asam amino tryptophan ke dalam otak secara cepat. Serotonin inilah yang memberikan rasa nyaman pada tubuh.

Selain itu jangan lupa untuk mengonsumsi nutrisi penting lainnya seperti kalsium, magnesium, zinc, dan asam lemak omega bermanfaat untuk membangun protein, vitamin C, E, dan B kompleks, serta zat besi. Berbagai macam vitamin dan mineral ini yang mampu membuat Anda lebih rileks dan stabil. (Sbg/Rig)

Comments