mudik
Kamu patut mewaspadai sejumlah modus kejahatan yang bisa bisa menimpamu saat melakukan perjalanan mudik dengan moda transportasi umum. (Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Mudik adalah Salah satu tradisi yang biasa dilakukan oleh banyak orang jelang Lebaran. Nah minggu ini arus mudik di sejumlah terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara bertambah secara signifikan jelang Hari Raya Idul Fitri.

Banyaknya jumlah masyarakat yang melakukan mudik, biasanya berbarengan juga dengan meningkatnya kejahatan.

Nah jika kamu akan melakukan mudik untuk merayakan Lebaran di kampung halaman ada baiknya kamu mewaspadai sejumlah aksi kejahatan demi menghindari tindak kejahatan

Nah Sabigaju mau kasih informasi beberapa bentuk kejahatan yang bisa saja terjadi saat para pemudik lengah.

BACA JUGA: Libur Lebaran, Waktu Pas Buat Jajal Wisata Halal 

Hipnotis atau Gendam

Modus kejahatan hipnotis ini tidak dengan cara kekerasan melainkan menghilangkan kesadaran dan mempengaruhi pikiran seseorang selama beberapa waktu.

Dengan cara itulah para modus hipnotis melakukan aksinya. Berikut ini akan dijelaskan contoh-contoh aksi hipnotis tersebut

Modus operandi kejahatan Hipnotis umumnya selalu sama. Korban yang lagi bengong di keramaian, atau mungkin juga naif, ditepuk bahunya atau diajak berjabat tangan sama si pelaku yang memang menawan.

BACA JUGA: Waspada Agar Tidak Terjerat Kejahatan Finansial di Bulan Ramadhan

Kemudian korban langsung berjalan ke bank, atau ATM, atau brankas. Mereka tanpa berpikir dua kali segera mengosongkan akun tabungan, menyerahkan ponsel, atau bahkan memberikan kotak perhiasan tanpa perlawanan—seakan kesadaran korban sepenuhnya dalam kendali para pengguna hipnotis.

Agar terhindar dari kejahatan ini sebaiknya kamu jangan langsung mempercayai orang yang baru dikenal yang berusaha untuk mendekatimu dan lebih mewaspadai lingkungan sekitar

Copet

Memasuki musim mudik lebaran, para pelaku tindak kriminal terutama pencopetan mulai marak berkeliaran di terminal bis.

Sebaiknya dokumen-dokumen penting, uang tunai, handphone dan barang berharga lainnya lebih baik dipisahkan dari tas besar, yaitu menggunakan tas jinjing, sling bag, ataupun hand carry.

BACA JUGA: Lima Modus Kejahatan yang Sering Dialami Wanita

Selain itu sebaiknya kamu tidak berpenampilan mencolok saat pergi mudik. dan ada baiknya untuk membawa uang sesuai kebutuhan, menyimpan barang berharga di tempat yang aman atau disembunyikan, tidak membeli atau membawa barang berlebih dan harus tetap waspada.

Pembiusan

Modus kejahatan juga kian bervariatif terutama menjelang mudik lebaran. Dimana kejahatan akan tertuju pada setiap terminal bus dan stasiun.

Modusnya dengan membius korban, melalui minuman atau makanan yang diberikan pelaku secara cuma-cuma.

BACA JUGA: Waspada, Begini Agar Tidak Jadi Korban Curanmor di Bulan Ramadhan

Biasanya saat pemudik mengalami kondisi tak sadar seperti pingsan ataupun tertidur, para pembius bakal menggasak berbagai barang berharga yang kamu bawa.

Rampok

Modus kejahatan lainnya yang banyak terjadi jelang lebaran adalah lainnya, yakni perampokan dengan berpura-pura bertamu atau menawarkan jasa service AC dan peralatan rumah tangga.

Modus ini biasanya mengincar rumah yang ditinggalkan majikannya dan hanya dijaga oleh pembantu rumah tangga.

Dan yang tidak kalah mengerikan adalah perampokan mengunakan senjata api yang mengincar para nasabah bank. Pasalnya, jelang hari raya akan ada penarikan uang dalam jumlah besar dan tentunya ini harus diwaspadai.

Comments