Sindrom Burnout
(Sumber Foto: betanews.com)

Sabigaju.com – Jika kamu pernah mengalami kondisi bangun pagi namun dihinggapi rasa lelah hingga enggan untuk beranjak dari tempat tidur dan merasa malas menghadapi rutinitas kantor yang menumpuk? Waspadalah, bisa jadi kamu mengalami sindrom burnout alias kelelahan.

Sindrom Burnout bisa membuat kamu kurang konsentrasi dan memiliki konsep diri yang negatif. Hal inilah yang membuat pekerjaan yang kamu kerjakan tidak akan sesuai bahkan bisa membuat stress berkepanjangan.

Nah, Sabigaju mau kasih tau kamu kalau sindrom Burnout lebih dari sekedar perasasan lelah, penat, dan letih, lho! Simak ulasannya berikut ini

BACA JUGA: Nih Tanda-tanda Banyaknya Racun di Dalam Tubuh

Mengenal Kondisi Tiga Tipe Sindrom Burnout

Sindrom Burnout merupakan istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Herbert Freudenberger pada tahun 1973. Baginya, burnout merupakan salah satu permasalahan besar yang melanda para pekerja.

Dalam jurnal yang diterbitkan di PLOS One, sebuah penelitian dari Universitas Zaragoza, Spanyol, menyatakan setidaknya ada tiga tipe burnout.

Kelebihan Beban

Beban kerja yang terlalu berat membuat orang mengalami kelelahan yang berlebihan karena bekerja lebih keras dan terus-menerus panik dalam mencari kesuksesan.

Kira-kira 15 persen karyawan dalam survei masuk dalam kategori ini. Mereka bersedia mempertaruhkan kesehatan dan kehidupan pribadi mereka dalam mengejar ambisi, dan cenderung mengatasi stres yang mereka rasakan dengan melampiaskannya kepada orang lain.

BACA JUGA: Kelelahan Usai Liburan? Nih Lima Makanan untuk Memulihkan Stamina

Soal Tantangan

Tipe sindrom burnout kedua adalah perasaan kurang dihargai dan bosan, yang menumbuhkan frustrasi karena pekerjaan mereka kurang memiliki kesempatan belajar dan ruang untuk pertumbuhan profesional.

Orang yang kurang tertantang tidak menemukan gairah atau kenikmatan dalam pekerjaan mereka, mereka mengatasinya dengan menjauhkan diri dari pekerjaan.

Ketidakpedulian ini menyebabkan sinisme, sikap menghindar dari tanggung jawab, dan pelepasan keseluruhan dengan pekerjaan mereka.

BACA JUGA: Aktivitas Jalan-jalan Tekan Kebiasaan Mengonsumsi Hal Negatif 

Pengabaian

Sindrom burnout terakhir adalah kelelahan akibat diabaikan. Orang akan merasa tak berdaya di tempat kerja.

Jika kamu termasuk dalam kategori ini, kamu mungkin menganggap diri tidak kompeten atau merasa tidak mampu mengikuti tuntutan pekerjaanmu. Kondisi ini cenderung ditandai dengan sikap pasif dan kurang motivasi.

BACA JUGA: Gaes, Jangan Lakukan Hal Berikut Ini Ketika Kurang Waktu Tidur

Mengatasi Sindrom Burnout

Dikutip Sabigaju dari laman Healthline bila kamu terlalu banyak bekerja dan kewalahan, Anda mungkin melewatkan makan siang, berhenti berolahraga, dan tidur hanya beberapa jam pada malam hari. Hal ini dapat mengakibatkan kamu menjadi tak sehat dan dapat menyebabkan kelelahan lebih cepat.

Rencanakan setidaknya 150 menit aktivitas fisik dalam seminggu. Paling penting adalah jangan biarkan pekerjaan merampas hakmu untuk menikmati tidur tujuh sampai sembilan jam semalam. Buatlah perubahan sederhana ini dan kamuakan mulai merasa lebih baik.

Jika kamu merasa terbebani dan cemas untuk sementara waktu, jangan berharap masalah ini hilang begitu saja. Ingat! Kamu harus realistis dan tak perlu berpura-pura kuat.

Mungkin sudah waktunya untuk berbicara dengan atasanmu untuk berlibur sejenak.

Nah semoga artikel ini bermanfaat buat kamu agar tidak mengabaikan sindrom burnout dalam bekerja. (Sbg/Rig)

Comments