Hipotermia
(Foto: [email protected])

Sabigaju.com – Banjir yang melanda Wilayah Jabodetabek baru baru ini menimbulkan rasa duka mendalam lantaran memakan korban jiwa. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut 16 orang meninggal akibat banjir di Jakarta dan  3 orang diantaranya karena hipotermia.

Hipotermia adalah kondisi  medis yang berbahaya dimana panas tubuh seseorang turun lebih cepat dibanding kemampuannya memproduksi panas.

Dampaknya adalah suhu inti tubuh yang terlalu rendah dan membahayakan sistem organ di dalam tubuh.

Pada suhu yang terlalu rendah, tubuh tidak berfungsi dengan baik. Hipotermia yang tidak tertangani bisa memicu kegagalan sistem organ, terutama pada jantung dan pernapasan, dan memicu kematian.

BACA JUGA: Banjir di Jakarta Jadi Sorotan Dunia Internasional

Gejala Hipotermia

Saat banjir melanda,  seseorang yang mengalami kondisi hipotermia bisa dikenali lewat sederet gejala berikut ini :

1. Menggigil
2. Susah berbicara
3. Napas lambat dan dangkal
4. Denyut nadi melemah
5. Koordinasi gerak berkurang
6. Mengantuk parah dan kehilangan energi
7. Bingung dan susah mengingat
8. Hilang kesadaran
9. Kulit pucat atau memerah dan dingin

Penyebab dan Faktor yang bisa bikin Parah Hipotermia

Penyebab utama hipotermia adalah hilangnya panas tubuh yang cepat. Pemicu paling utama adalah cuaca atau kondisi dingin, dan diperparah oleh kondisi sebagai berikut:

1. Tidak memakai pakaian yang menghangatkan
2. Paparan cuaca dingin berlangsung terus menerus karena tidak ada tempat berlindung
3. Mengenakan pakaian basah dan tidak ada tempat kering untuk berlindung
4. Tercebur ke air

Suhu tubuh manusia normalnya berkisar antara 36-37 derajat celcius. Ketika turun hingga 35 derajat selcius atau lebih rendah, kerja jantung dan sistem saraf mulai terganggu. Kegagalan sistem organ dan bahkan kematian bisa terjadi jika tidak tertangani.

Ketika seseorang mengalami hipotermia, pembuluh darah akan menyempit terutama di daerah ekstremitas yakni lengan dan kaki, untuk menjaga darah tetap hangat.

Sementara itu tubuh akan melepas hormon dan protein untuk meningkatkan metabolisme basal.

BACA JUGA: Awas, Penyakit Ini Siap Menyerang Anda di Musim Hujan dan Banjir! 

Pertolongan Pertama Hipotermia

Adapun pertolongan pertama yang bisa diberikan pada korban hipotermia adalah menghangatkan tubuhnya. Caranya antara lain sebagai berikut:

1. Lepaskan pakaian basah dan bawa ke tempat yang hangat
2. Berikan minuman hangat, tapi hindari kopi dan alkohol
3. Tutupi badan dengan selimut atau apapaun untuk menghalangi hilangnya panas tubuh
4. Hindari memijat, karena pada beberapa orang bisa memicu gagal jantung.

Nah ada beberapa faktor dari diri seseorang yang berisiko mengalami hipotermia saat banjir melanda:

Lansia dan Anak anak

Hipotermia bisa saja menyerang orang lanjut usia alias Lansia  saat banjir melanda.

Kemampuan tubuh mengatur suhu dan merasakan dingin berkurang pada orang-orang berusia lanjut.

Beberapa lansia juga sulit berkomunikasi saat merasa kedinginan, atau sulit mencari tempat yang lebih hangat.

Nah hal lain yang juga patut diwaspadai adalah kondisi anak anak.  Anak-anak kehilangan panas tubuh lebih cepat dibanding orang dewasa.

Mereka juga cenderung bersenang-senang saat hujan, sehingga tidak menyadari risikonya.

Pengidap Penyakit Tertentu

Ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat regulasi suhu tubuh terganggu ataupun mengalami hipotermia saat banjir melanda.

Di antaranya adalah hipotiroidisme, kurang gizi, diabetes, dan masalah pada sumsum tulang belakang. Berbagai gangguan saraf seperti Parkinson juga mempengaruhinya.

BACA JUGA: Musim Penyakit Pilek, Jangan Sering-Sering Sentuh Wajahmu

Pengguna Obat-obatan Tertentu dan Peminum Alkohol

Minuman beralkohol membuat tubuh terasa hangat di dalam, tetapi menyebabkan pembuluh darah melebar.

Akibatnya, panas tubuh lebih cepat dilepaskan ke permukaan kulit. Respons menggigil juga berkurang pada peminum alkohol,

Sementarab bagi pengguna obat-obatan tertentu berapa jenis obat punya efek mengubah kemampuan tubuh dalam mengatur suhu.

Antidepresan, antipsikotik, narkotika pereda nyeri, dan penenang, termasuk di antaranya.

So, gaes waspada yah terhadap hipotermia terlebih saat banjir  yang kini tengah melanda. (Sbg/Rig)

Comments