Setiap tanggal 31 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia. (Foto: Pixabay)
Setiap tanggal 31 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia. (Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Setiap tanggal 31 Mei, masyarakat dunia memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day.

Hari Tanpa Tembakau Sedunia pertama kali diperkenalkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hal ini disebabkan karena WHO melihat penggunaan tembakau untuk merokok, telah membunuh setidaknya 10 juta orang di dunia setiap tahun, sementara pengguna tembakau di seluruh dunia mencapai 1,3 miliar.

Lewat resolusi WHA40.38 pada 1987, WHO mengawali momentum Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Resolusi WHA42.19 tersebut disahkan oleh Majelis Kesehatan Dunia pada 1988 dengan menyerukan dirayakannya Hari Tanpa Tembakau Sedunia setiap tanggal 31 Mei.

Sejak saat itu pula WHO senantiasa berkampanye tiap tahunnya dengan tema khusus terkait tembakau.

Hari Tanpa Tembakau Sedunia Jadi Trending Topic

Menyambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Organisasi Kesehatan Dunia WHO hari Kamis (31/5) memperingatkan bahwa masih terlalu sedikit kesadaran akan dampak merokok pada jantung manusia. WHO memuji bahwa jumlah perokok telah menurun secara signifikan sejak tahun 2000, tetapi masih terlalu banyak orang yang melakukannya.

Warganet pun menyambut antusias perningatan Hari Tanpa tembakau Sedunia yang jatuh hari ini.  Begitu banyak warganet yang menuliskan ajakan ataupun membuat ilustrasi untuk berhenti merokok  lewat tagar #HariTanpaTembakauSedunia di akun Twitter mereka.

Tagar #HariTanpaTembakauSedunia  pun masuk dalam jajaran trending topic di jagat Twitter Indonesia lantaran ramainya antusias warganet yang membubuhkan tagar tersebut pada siang ini.

Tembakau dan Penyakit Jantung

Pada kampanye ‘World No Tobacco Day 2018’ ini mengusung tema yang ditujukan untuk mengatasi epidemi tembakau dan dampaknya dalam menyebabkan kematian dan penderitaan jutaan orang secara global.

Adapaun tema ‘World No Tobacco Day’ 2018 adalah tembakau dan penyakit jantung (tobacco and heart disease). Tema tersebut diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hubungan antara tembakau dengan kesehatan jantung dan penyakit kardiovaskular atau ‘cardiovascular diseases’ (CVD) lainnya, termasuk stroke. Jika dikombinasikan keduanya, maka menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia.

Tembakau adalah penyebab utama kematian yang bisa dicegah. Data WHO menyebutkan, merokok secara aktif atau pasif telah membunuh lebih dari tujuh juta orang setiap tahun

So, tunggu apalagi? Yuk, hidup sehat dan berhentilah merokok sekarang juga! (Sbg/Rig)

Comments