bergairah saat pms
ilustrasi pixabay

Sabigaju.com – Setiap bulannya wanita selalu mengalami perubahan hormon menjelang periode menstruasi mereka yang secara medis disebut Pre Menstrual Syndrom (PMS). Sebenarnya apa atau bagaimana sih PMS yang dialami oleh para kaum perempuan itu ?

PMS adalah kumpulan gejala fisik, mental, psikologis dan emosi akibat gejolak hormon pada menstruasi wanita. Gejala-gejala yang terjadi pada kaum perempuan saat mengalami PMS antara lain adalah mudah cepat marah, depresi, suasana hati yang berubah dan suka mengidam makanan.

Benarkah Wanita Lebih Bergairah Saat PMS?

Gangguan PMS ini terjadi dalam bentuk pusing, depresi, perasaan sensitif berlebihan sekitar 2 minggu sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita produktif. Sekitar 40% wanita berusia 14-50 tahun menurut penelitian mengalami sindron pra menstruasi atau yang dikenal dengan PMS.

source : https://pinkycloud.com/

PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. Sindrom itu akan hilang pada saat menstruasi sampai beberapa hari setelah haid selesai. Beberapa teori mengatakan bahwa faktor ketidakseimbangan hormonal antara estrogen dan progesteron.

Kemungkinan lain adalah adanya sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. Pada saat PMS, tentunya sangat mungkin apabila perempuan jadi mempunyai nafsu sex yang lebih tinggi.

Menurut sebuah penelitian di Kanada, seorang wanita akan memikirkan lebih banyak fantasi seksual ketika mereka sedang tahap 1 minggu sebelum haid dan tahap ovulasi dibandingkan ketika siklus menstruasi lainnya. Hal ini terjadi karena selama waktu itu, otak mengirim sinyal untuk merangsang ovarium agar siap melepaskan sel telurnya.

Menurut Brett Worly,MD seorang asisten profesor kebidanan dan ginekologi di Ohio State University, kenaikan birahi tersebut terjadi karena kadar luteinizing hormone (LH) dan Follicle Stimulating Hormone (FSH) melonjak tinggi pada saat itu.

Dimana proses pelonjakan hormon tersebutlah yang membuat para wanita jadi lebih bergairah saat PMS. (Sbg/Ary)

Comments