Sabigaju.com – Es Kepal Milo adalah salah satu makanan kekinian yang tengah menjamur di kalangan masyarakat. Jajanan ini mulai viral dan mendapatkan perhatian di khalayak ramai. Tapi, jangan salah, kamu juga harus bijaksana dalam memperhatikan kalori yang terkandung dalam setiap makanan yang kamu santap. Tidak terkecuali dengan Es Kepal Milo yang satu ini.

Es Kepal Milo menjadi alternatif bagi sebagian orang untuk menghapus dahaga. Jajanan yang awalnya merupakan jajanan asli Negeri Jiran Malaysia ini berbentuk seperti es serut atau es kepal. Bedanya, adanya penambahan berbagai macam topping seperti susu kental manis, kacang, cokelat dan masih banyak lainnya.

Jangan Dikonsumsi Tiga Kali Sehari

Menurut Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Prof. Dr. Hardinsyah MS, pada dasarnya minuman manis atau camilan merupakan kudapan yang tidak boleh dikonsumsi sebanyak tiga kali sehari seperti halnya porsi makan. Tetapi, sebagai sensasi sesekali dalam sehari boleh saja. Hal ini dikarenakan jika konsumsi dilakukan secara berlebihan akan memicu lonjakan gula darah.

“Susu kental manis sejumlah 2 sendok sama dengan 120 kalori, cokelat bubuknya 20 gram sama dengan 120 kalori dan kacang mede di atasnya setara dengan 60 kalori. Totalnya 300 kalori. Namun hal ini masih tergantung penjualnya, jika lebih dari dua sendok berarti lebih banyak lagi kalorinya,” terang Hardinsyah.

Fakta yang sama bahkan lebih mencengangkan pun disampaikan oleh sebuah akun di Instagram. Sebuah akun Instagram @thistemporary mengungkapkan kandungan kalori dalam satu porsi Es Kepal Milo lengkap bahkan mencapai 926 kalori. Artinya sudah melebihi 20 persen kebutuhan energi untuk satu porsi cemilan.

Sama dengan Nasi Goreng atau Bakso

Di sisi lain, nasi goreng satu porsi memiliki kalori sejumlah 500 sedangkan kalori dalam semangkuk bakso adalah 400. Hal ini berarti jika Es Kepal Milo dikonsumsi sebanyak 2 porsi dalam sehari, maka sudah setara dengan mengonsumsi sepiring nasi goreng atau bakso. Belum lagi jika ditambah dengan 3 kali porsi makan dalam sehari serta camilan lainnya.

Penjelasan ini juga didukung dengan pernyataan ahli gizi sekaligus dosen Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II Jurusan Gizi, Marudut. Menurut beliau, jika terlalu sering mengonsumsi makanan manis dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan. Bukan tidak boleh sama sekali, tetapi sebaiknya konsumsi terhadap makanan maupun minuman manis dibatasi. Batas ideal cemilan yang boleh disantap seharusnya di bawah 20 persen dari kebutuhan energi untuk setiap porsi. Artinya, Es Kepal Milo boleh dikonsumsi tidak melebihi 20 persen kebutuhan energi atau tidak lebih dari 250 kalori untuk sekali santap. (Sbg/Van)

Comments