Sinophobia
Foto: Global Look Press / Stephen Chung

Sabigaju.com – Merebaknya virus corona baru atau COVID-19 di China yang meluas ke seluruh dunia telah memicu fenomena Sinophobia, atau ketakutan dan kepanikan yang dianggap “memalukan”

Bagaimana tidak Sinophobia atau ketakutan dari ketidaksukaan terhadap warga, budaya, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan cina kini seakan kembali ditengah penyebaran virus corona

Virus corona yang mematikan berasal dari kota Wuhan yang ada di China. Fakta ini membuat banyak orang menganggap bahwa orang-orang China atau Asia akan ‘menyebarkan’ virus tersebut.

BACA JUGA: Sentimen Rasisme Saat Merebaknya Virus Corona, Ironis 

Sinophobia dan Kebencian

Merebaknya Virus ini keseluruh dunia seakan telah menjadi pembenaran untuk mengekspresikan prasangka dan kebencian terhadap warga cina.

Banyak orang yang dengan bodohnya mengklaim bahwa virus tersebut ‘dibuat di China’ sebagai akibat dari pola makan eksotik atau kebersihan yang buruk. Lainnya menyebut penyakit tersebut sebagai ‘virus Wuhan’ yang secara tidak langsung menunjukkan bahwa COVID-19 adalah buatan manusia daripada mikroba.

Akibatnya, saat ini banyak warga China di seluruh dunia merasa diabaikan dan ‘ditolak’. Mereka kerap mendapat perlakuan sarkasme terkait Virus Corona yang diekspresikan dengan cara yang agak berbeda. Termasuk sentimen rasis dan sinophobia

BACA JUGA: Corona Merajalela, Peluk dan Cium Nggak Recommended

Di tempat-tempat di mana orang Asia merupakan minoritas yang terlihat seperti Eropa, AS dan Australia, sinophobia tampaknya dipicu oleh stereotip dangkal terhadap orang China.

Disebut sebagai “virus”, misalnya, adalah umum, dan minoritas Asia secara fisik dijauhi di depan umum atau telah menjadi sasaran omelan dan serangan rasis.

Sementara jenis komentar  bernada rasis juga muncul di Asia, retorika anti-Cina di sini juga mengambil nada yang lebih dalam dan mungkin lebih Sinophobia

Tindakan tersebut tentunya merugikan sejumlah pekerja asal Cina di beberapa negara.

Mereka terpaksa menutup toko, menerima berbagai umpatan sadis dan perundungan dari warga negara yang ditempatinya.

BACA JUGA: Ulah Jahat Hacker Sebarkan Virus Corona Lewat Whatsapp

Rasisme dan Sinophobia Wabah Mematikan

Rasisme dan sInophobia menjadi wabah yang juga mematikan, tak kalah mematikan dari Corona.

Jika corona menyerang sistem pernapasan, pneumonia akut hingga menyebabkan kematian, rasisme dan xenophobia menyerang daya kritis dan humanisme masyarakat luas.

Rasisme dan sInophobia membuat para korban kehilangan hak-hak kemanusiaannya. Dan, sayangnya, kedua hal itu mulai menjangkiti masyarakat dunia.

Rasisme dan sinophobia adalah sesuatu yang memalukan untuk dilakukan. Hentikan! (Sbg/Rig)

Comments