Ilustrasi Virtual Photoshoot
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Masa pandemi Covid-19 yang belum mereda, pastinya membuat banyak orang dihantui rasa jenuh dan bosan akibat di rumah saja. Hal itu ternyata memicu munculnya tren terbaru di dunia fotografi yaitu, virtual photoshoot.

Tren virtual photoshoot alias sesi foto virtual ini diawali oleh fotografer asal Italia, Alessio Albi. Sejak Maret 2020, dia sudah melakukan sesi pemotretan lewat layar laptopnya dan mempopulerkan fotografi virtual di Instagram.

BACA JUGA:  Naik Kereta Api Virtual, Siapa Hendak Turut?

Terlihat Mudah

Virtual photoshoot sekilas memang terlihat mudah, tetapi hal ini menjadi sangat menantang karena fotografer harus jeli mengatur berbagai elemen dalam pengambilan gambar

Sesi foto virtual sangat mengandalkan komunikasi fotografer dan model. Melalui FaceTime, Whatsapp video call atau aplikasi lain, keduanya akan mengomunikasikan pencahayaan, latar, busana, riasan wajah sekaligus tata rambut.

Disisi lain fotografer musti mengarahkan model lewat layar ponsel. Kemudian si model juga perlu memperhitungkan pencahayaan dan sudut terbaik pengambilan gambar

Kunci dari sesi foto virtual rupanya tak jauh beda dengan sesi foto langsung. Kamu perlu menangkap spot sempurna dan sudut yang pas.

BACA JUGA: Menikmati Kunjungan Virtual ke Museum Kelas Dunia di Rusia 

Peluang Bisnis

Nah, buat  kamu yang berbakat dalam fotografi,  kamu bisa menjadikan tren virtual photoshoot sebagai ajang cari cuan di tengah pandemi ini.

Kamu bisa mencari momen seperti maternity, dimana ibu hamil pastinya tak mungkin pergi ke studio foto dan bisa lebih santai mengabadikan potret kehamilannya dari rumah. Lalu, tawarkan jasa ini kepada calon klien tersebut.

Tapi, pastikan kamu memiliki modal virtual photoshoot yang menjanjikan hasil foto maksimal.

BACA JUGA: Pandemi COVID-19, Waktunya Buat Jalan-jalan Virtual 

Siapin deh  kamera DSLR, laptop dalam kondisi baik, dan koneksi internet. Dengan begitu, kamu pun bisa memasang tarif yang juga bersaing.

Sesi virtual photoshoot memakan waktu 10-30 menit. Setelah itu, semua foto akan diedit sesuai kebutuhan dan hasilnya siap diserahkan kepada para klien dalam beberapa hari.

Selama pandemi, peluang  sesi virtual photoshoot  bakal terbuka lebar. Tak hanya untuk keperluan komersial, sesi foto ini juga bisa untuk eksplorasi hobi. Namun setelah pandemi, akankah tren ini tetap berlanjut? (Sbg/Rig)

Comments