Belum lama ini Kylie Jenner mencuit di Twitter yang menyebut dirinya tidak lagi menggunakan aplikasi Snapchat. (Foto: Instagram kyliejenner)
Belum lama ini Kylie Jenner mencuit di Twitter yang menyebut dirinya tidak lagi menggunakan aplikasi Snapchat. (Foto: Instagram kyliejenner)

Sabigaju.com – Model sekaligus bintang reality show TV Kylie Jenner membuat babak belur Snapchat hingga menderita kerugian mencapai 1,3 miliar dolar AS. Hal ini terjadi setelah cicitannya di Twitter yang menyebut tidak lagi menggunakan aplikasi tersebut.

Entah disadari Kylie atau tidak, harga saham Snapchat merosot setelah cicitan adik perempuan Kim Kadarshian ini memengaruhi 24,5 juta pengikut Twitter-nya.

“Jadi, apakah ada orang lain yang tidak membuka Snapchat lagi? Atau hanya aku… ugh ini sangat menyedihkan,” tulis Kylie Jenner di Twitter, Kamis (22/2).

Cuitan_Kylie

Dilansir dari laman BBC News, Saham aplikasi pesan foto yang dikembangkan Evan Spiegel, Bobby Murphy, dan Reggie Brown ini merosot sebanyak 7,2% pada Kamis (22/2) dan kini kembali mendekati harga 17 dolar AS.

Namun belakangan Jenner melunak dengan menulis cuitan lanjutan. “Masih mencintaimu Snap… cinta pertamaku,” katanya.

Pengguna Snapchat Lain Turut Mengeluh

Sejak merombak ulang tampilan aplikasinya sejak akhir tahun lalu, hingga kini Snapchat masih menuai protes keras dari penggunanya.

Dan sebelum Kylie melontarkan cuitan, sudah lebih dari 1,2 juta pengguna menandatangani petisi yang meminta Snap Inc, induk perusahaan Snapchat, untuk kembali mengadopsi desain lama. Namun, tak sedikit dari mereka yang menginginkan fitur-fitur baru tetap ada.

“Ada kejengkelan umum di antara pengguna dan banyak yang telah memutuskan untuk menggunakan aplikasi VPN, atau menggunakan aplikasi atau langkah berisiko lainnya, untuk kembali ke Snapchat lama karena betapa menyebalkannya pembaruan baru ini,” demikian tuntutan petisi yang ditulis di Change.org.

Snapchat pun dengan tanggap membalas petisi tersebut pada Senin (20/2), di platform yang sama. Perusahaan berjanji akan memberikan waktu pada pengguna untuk beradaptasi dengan tampilan baru.

“Kami mendengar Anda, dan menghargai bahwa Anda meluangkan waktu untuk memberi tahu kami bagaimana perasaan Anda. Kami benar-benar memahami tampilan baru yang terasa tidak nyaman bagi banyak orang,” tulis pihak Snapchat.

Snapchat Hadapi Persaingan Keras

Saat ini Snapchat tengah menghadapi persaingan ketat dari Instagram dan Facebook, terutama bagi pengguna selebriti. Serangan Jenner ini datang pada saat investor sudah khawatir dengan keberlanjutan Snapchat.

Snapchat dianggap perlu menambahkan lebih banyak pengguna dan mempertahankan aplikasinya melawan Facebook serta perusahaan milik Facebook seperti Instagram dan WhatsApp.

Tujuan besar dari desain ulang ini adalah untuk membuat Snapchat lebih sesuai untuk khalayak yang lebih luas, secara geografis dan dari latar belakang usia.

Meski aplikasi tersebut mendapat kritik, Chief Executive Evan Spiegel merupakan salah satu eksekutif dengan bayaran tertinggi di Amerika Serikat. Pengusaha kelahiran 4 Juni 1990 itu mendapat hibah sebesar US$636,6 juta yang akan dibayarkan hingga tahun 2020 mendatang. (Sbg/Rig)

Comments