Masjid di Rusia
(Foto: Instagram.com/
plishkinvideo)

Sabigaju.com – Ramadhan tahun ini dipandang sebagai salah satu bulan Ramadhan paling menantang bagi umat Islam di Rusia karena selain harus berpuasa selama hampir 17 jam setiap hari, mereka juga harus ekstra waspada dalam menjaga kesehatannya terhadap COVID-19.

Namun demikian, kini kaum Muslim Rusia merasa antusias merayakan, Idul Fitri . Meskipun pemerintah Rusia  menyarankan untuk melakukan perayaan di rumah saja,

Nah, ada beberapa tradisi Idul Fitri yang dilakukan  kaum muslim di  Rusia  yang dirangkum Albatrotrip di masa sebelum pandemi merebak. Beberapa tradisi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

BACA JUGA: Menengok Masjid-Masjid Indah nan Menakjubkan di Rusia

1. Merayakan Idul Fitri Bersama Keluarga

Perayaan Idul Fitri di Rusia merupakan acara besar yang dilakukan oleh banyak keluarga Muslim Rusia. untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah selama tiga hari.

Aktifitas yang umum dilakukan bersama keluarga diantaranya adalah bertukar kado bersama sesama anggota keluarga.

Tradisi ini mirip dengan perayaan hari Natal dan berbeda dengan di Indonesia yang lebih suka memberikan “salam tempel” kepada anggota keluarga yang lebih muda.

Selain bertukar kado, pada umumnya keluarga Muslim di Rusia juga mendekorasi rumah mereka dengan lampu-lampu ornamen yang menghidupkan suasana Idul Fitri.

2. Melakukan Beberapa Aktivitas bersama Tetangga, Kerabat dan Teman-teman

Muslim Rusia menyediakan makanan ringan manis untuk menyenangkan anak-anak dan mengadakan kuis serta kontes untuk menghidupkan suasana Idul Fitri.

Di akhir perayaan, mereka berdoa bersama dan kemudian menerbangkan balon ke langit. Setelah itu, mereka pergi mengunjungi kerabat, tetangga dan teman-teman mereka.

Tradisi melakukan aktivitas bersama selama Idul Fitri bisa jadi berbeda antara wilayah Rusia yang satu dengan wilayah Rusia lainnya.

Sebagai contoh, di daerah pegunungan Kaukasus, pada setiap malam sebelum ldul Fitri, anak-anak mengunjungi dari satu rumah ke rumah yang lain untuk mengisi keranjang besar mereka dengan permen, kue kering, dan cokelat, dimana tradisi ini tidak ditemukan di Moskow.

BACA JUGA: Pilihan Kuliner Halal Rusia untuk Berbuka Puasa 

3. Makanan dan Manisan Tradisional Idul Fitri

Makanan, permen atau manisan adalah salah satu hal utama yang harus ada ketika merayakan Idul Fitri di Rusia.

Di Kaukasus Utara, bahkan orang-orang memesan “paket manisan” sejak jauh-jauh hari untuk menghindari kenaikan harga pangan di akhir Ramadhan.

Paket manisan tersebut tidak hanya berisi permen dan cokelat, tetapi seringkali paket manisan tersebut juga berisi kacang-kacangan, kurma, dan buah-buahan.

Selama Idul Fitri, komunitas tidak saja hanya menjual paket manisan, tetapi bahkan beberapa restoran dan kafe di Moskow menyediakan pai, chak-chak (manisan tradisional etnis Tatar dan Baskhir) secara gratis untuk memeriahkan Idul Fitri.

Nah untuk makanan berat, marak orang-orang pada saat Idul Fitri menyiapkan kebab dan nasi plov dengan daging domba (seperti nasi biriyani) yang dimasak menggunakan kuali besar.

4. Acara Musik Keagamaan hingga Pemberian Hadiah

Perayaan Idul Fitri tidak hanya makan dan berkumpul bersama keluarga saja. Tertapi orang-orang juga merayakannya dengan biasanya mengadakan pertunjukan teater selama tiga hari ataupun menyeleggarakan konser musik religi, kompetisi olahraga, dan acara amal.

Selain itu, toko-toko pakaian muslim juga mengadakan kontes khusus liburan dan memberikan diskon kepada pembeli untuk barang-barang seperti kerudung, kain, aksesoris, dan parfum tanpa alkohol tambahan dan lain sebagainya.

Perayaan Idul Fitri di Rusia juga merupakan momen yang tepat untuk membeli hadiah kepada orang-orang yang disayangi.

Terkait dengan hadiah, Muslim di Rusia cenderung memilih buku tentang Islam dan Al-Qur’an sebagai hadiah untuk orang-orang dewasa. Sementara itu, buku mewarnai adalah salah satu hadiah yang populer untuk anak-anak.

BACA JUGA: Berkunjung ke Kota Kazan yang Bernuansa Islami di Rusia 

5. Persiapan Shalat Eid di Masjid

Tahun ini memang pemerintah Rusia mendorong agar tidak sholat Eid berjamah di Masjid untuk menghindari potensi terpapar COVID-19.

Namun demikian, pada saat Idul Fitri di waktu yang normal, shalat Eid berjamaah di Masjid diselenggarakan setiap tahunnya sebagai bagian dari tradisi.

Sebagai contoh di kota Moskow, perayaan Idul Fitri dimulai di pagi hari. Pada pukul 04:00 pagi, umat Islam sudah bersiap-siap di sekitar masjid, dan sekitar pukul 06:00 pagi, sholat Eid dimulai.

Agar umat Islam tidak datang terlambat ke masjid, di beberapa tempat juga disediakan bus gratis untuk ke Masjid.

Ada juga yang datang berkelompok menggunakan mobil pribadi atau bahkan secara sengaja tiba di lokasi Masjid sejak malam sebelumnya. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H.(Sbg/Mhr/Rig)

Comments