Ilustrasi Lapar Mata
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Saat menjalankan ibadah puasa, yang banyak menjadi masalah sepertinya bukan menahan lapar perut, tapi menahan lapar mata yang memicu keinginan untuk berbelanja.

Lapar mata alias emotional spender atau dikenal juga dengan istilah pembeli impulsif adalah sebutan untuk orang yang gemar membeli sesuatu tanpa pikir panjang demi memuaskan emosi sesaat.

Nah, perilaku lapar mata ini kerap membuat seseorang menyesal di kemudian hari. Agar kamu dapat mengatasi sifat lapar mata, ada beberapa kiat yang dapat kamu lakukan:

BACA JUGA: Isolation Envy, Kecemburuan di Media Sosial Saat Pandemi

Tetapkan Jadwal Belanja

Semakin sering pergi ke swalayan atau pusat perbelanjaan, semakin sering kita melihat barang-barang promo yang ditawarkan. Karena itu, sebaiknya ada jadwal khusus untuk berbelanja.

Penetapan waktu belanja tersebut akan lebih menghemat waktu, bensin, dan biaya parkir. Selain itu, kita juga bisa membatasi diri dari godaan lapar mata yang sering terjadi hanya karena keinginan, bukan kebutuhan.

Buat List Kebutuhan bukan Keinginan

Agar terhindar dari perilaku lapar mata baiknya ingatkan diri secara terus-menerus bahwa ada banyak kebutuhan pokok yang harus kamu utamakan. Hal ini mampu membantumu menghindari beli barang yang tak diperlukan.

Tempelkan daftar barang-barang kebutuhanmu di tempat-tempat yang strategis, seperti di dompet, meja kerja, atau dalam note di wallpaper ponselmu.

BACA JUGA: Lindungilah Kami dari Godaan Nafsu Berbelanja di Bulan Puasa

Jangan Tergoda  Iklan dan Diskon

Lapar mata cenderung mudah termakan bujuk rayu iklan, baik itu iklan media cetak, elektronik, banner di pinggir jalan, maupun online. Kamu juga sering gelap mata jika melihat diskon.

Agar keinginan belanja tetap terkendali, hindari sering-sering mengecek online shop di Instagram maupun situs-situs e-Commerce. Lagipula, tidak semua barang diskon itu betulan murah.

Usahakan Selalu Bayar Kas Tunai

Setiap kali belanja sebaiknya selalu bayar kas tunai. Kalau pun menggunakan kartu kredit, pastikan selalu bisa membayar lunas saat jatuh tempo tagihan. Jangan sampai nunggak, ya gaes.

BACA JUGA: Kebiasaan Belanja Online Malam Hari Picu Gangguan Mental?

Lakukan Kegiatan yang Lebih Bermanfaat

Keinginan belanja yang impulsif kerap timbul akibat stres di tempat kerja. Daripada buang uang untuk hal-hal yang tidak perlu, halau stres lewat kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat. Misalnya dengan melakukan hobi atau berolahraga.

Lebih bagus lagi jika hobimu ternyata bisa menghasilkan uang, misalnya dengan menulis konten untuk situs web atau menjadi youtuber.

Dengan begitu uang hasil kerjamu selama sebulan tidak habis sia-sia gara-gara  perilaku lapar mata yah gaes. (Sbg/Rig)

Comments