Sabigaju.com – Tingkah Kanye West akhir-akhir ini membuat banyak orang mengerutkan dahi keheranan. Pasalnya, sejak kembali aktif di Twitter banyak cuitannya banyak menimbulkan kontroversi. Salah satu yang paling menggemparkan adalah di Hari Buruh tanggal 1 Mei kemarin. Dalam sebuah talkshow suami dari Kim Kardashian ini memberi komentarnya soal perbudakan.

Pada kesempatan itu Kanye berkata, “perbudakan adalah pilihan”, dan tentu saja kata-kata itu memicu kemarahan para African-American. Ia juga merilis sebuah lagu yang secara langsung menyatakan dukungannya pada presiden Amerika, Donald Trump, serta tampil dengan mengenakan topi bertuliskan “Make America Great Again” yang merupakan slogan kepemimpinan Trump. Padahal, kebijakan pemerintahan Trump sama sekali tak berpihak pada African-American seperti dirinya. Belum lama ini Kanye West juga diketahui memecat sang manajer, Scooter Braun.

Kanye memakan jasa Braun beberapa tahun lalu setelah manajer lamanya, Izvor “Izzy” Zivkovic mengundurkan diri. Pemecatan ini diperkirakan banyak pihak termasuk ke dalam rangkaian tindakan impulsif yang ia lakukan. Namun seorang sumber terdekat kepada PageSix mengatakan bahwa Kanye hanya ingin mengambil semua keputusan sendiri.

Kesehatan Psikologis Kanye West Dipertanyakan

Menurut sebuah artikel yang dipublikasikan nytimes.com, tindakan-tindakan Kanye ini sangat berpotensi menimbulkan ancaman besar bagi eksistensinya di dunia hiburan. Apa yang ia perbuat sebulan terakhir ini adalah permainan psikologis, dan Kanye menempatkan dirinya pada posisi yang berbahaya.

The Blast pada (23/4) kemarin sempat memberitakan bahwa orang-orang terdekat Kanye sudah khawatir dia akan mengulangi tingkahnya pada 2016 lalu. Saat itu, Kanye mengungkapkan kemarahannya terhadap suami Beyonce, Jay-Z, di atas panggung. Di saat yang bersamaan ia pun membatalkan turnya.

Usah peristiwa itu, seorang perwakilan Kanye memberi pernyataan publik bahwa sang rapper mengalami nervous breakdown karena berbagai hal yang menimpanya, antara lain kematian ibunya, permasalahan di bisnis fashion yang ia jalankan, kesulitan tidur, penjambretan yang menimpa sang istri, hingga paranoia akut. Ketika itu, Kanye dirawat di rumah sakit atas saran psikiater.

Kondisi Kanye yang rumit ini tentu saja mempengaruhi istrinya, Kim. Dalam salah satu episode Keeping Up With The Kardashians ia menyatakan bahwa dirinya merasa energinya sangat terkuras akibat kondisi sang suami. “Kanye memiliki kepribadian yang sangat luar biasa yang biasanya memburuk ketika dia di bawah tekanan,” kata narasumber yang tak disebutkan namanya kepada People.com.

Kendati keadaan Kanye kian rumit, seorang narasumber lain mengatakan keadaan hubungan dua bintang itu baik-baik saja. “It’s just Kanye being Kanye,” katanya. (sbg/Fitri)

Comments