Banyak lelaki yang merasa minder karena tinggi badan mereka tak sesuai dengan harapan dan mengurangi rasa percaya diri. (Foto: Lucie Delavay/Unsplash)

Sabigaju.com – Bagi banyak pria, tinggi badan adalah salah satu bagian dari pride alias wibawa mereka. Bagaimana enggak, banyak wanita yang mengungkapkan bahwa kriteria jodoh mereka adalah pria dengan tinggi badan yang semampai.

Nah, Sabigaju ternyata menemukan sebuah studi yang dilansir Fashion Beans, bahwa tinggi badan seorang pria memengaruhi kepribadian mereka. Kamu bisa lihat misalnya Napoleon Bonaparte. Kapten perang asal Prancis ini punya tinggi badan yang pendek sekali jika dibandingkan dengan tinggi badan orang Eropa pada umumnya. Napoleon punya karakter yang over-agresif dan mendominasi perilaku sosial.

Belum lagi penilaian dari psikoanalis asal Australia Alfred Alder (1926). Menurutnya, sifat over-agresif biasanya ditunjukkan oleh orang untuk menutupi rasa mindernya terhadap tinggi mereka.

Sedihnya, Ian Fleming mengungkapkan bahwa banyak sekali pria bertubuh pendek yang “menyebabkan kekacauan di muka bumi”. Is that true?

Menurut studi yang dilakukan oleh para ahli, pria dengan tubuh pendek cenderung melakukan kekerasan dengan senjata. Seorang terapis asal London menyebutkan bahwa bisa jadi ini adalah refleksi dari rasa cemas mereka terhadap tinggi badan karena bisa melukai maskulinitas mereka.

BACA JUGA: Selain Minder, Ini Sebabnya Para Cowok Masih Betah Jomblo

Tapiiiii, jangan keburu underestimate dulu, Sob! Para ahli ini mengungkap bahwa enggak semua cowok pendek agresif dan biang kerok. Ini tergantung pada mereka bagaimana menyikapi kekurangannya.

1. Tak cukup pendapatan

Kriteria yang ditetapkan banyak perusahaan terhadap tinggi badan seseorang lah yang bisa jadi penyebabnya. Jika hal ini banyak terjadi, akibatnya pria dengan tubuh pendek cenderung kehilangan kesempatan untuk bekerja dengan pendapatan maksimal. Diskriminasi semacam ini tentu saja merugikan. Tak hanya soal materi, mereka yang tak bertubuh tinggi akhirnya akan merasa tak cukup pantas mendapat kehidupan yang layak hingga mengalami low self-esteem.

2. Kurang terwakili

Banyak media yang mengekspos diskriminasi, tapi tidak terhadap mereka yang bertubuh pendek. Malahan, media seringkali merepresentasikan orang pendek sebagai orang yang penuh guyon dan konyol.

3. Hidup Lama

Jangan banyak sedihnya. Karena ternyata, orang pendek diprediksi bakal hidup lebih lama. Menurut riset di Belgia dan Italia, orang pendek banyak yang hidup lebih lama dua tahun dari orang tinggi

Enggak usah sedih dengan keadaan tubuh kamu, Sob. Banyak hal yang bisa diraih dengan apa dan bagaiamanapun kondisi tubuhmu. Lebih baik fokus pada kelebihan dan tekun mencapai impian kan? (Sbg/Dinda)

Comments