Eating Disorder
Bukan tidak mungkin kalau pria juga bisa mengalami masalah eating disorder memang mayoritas dialami oleh para wanita.(Foto: Pexels)

Sabigaju.com – permasalahan dengan cara makan semacam eating disorder memang mayoritas dialami oleh para wanita.

Tapi, tahukah kamu bahwa pria juga bukan tidak mungkin mengalami hal yang serupa? Tidak tanggung-tanggung, rupanya 25% penderita eating disorder adalah pria.

Seorang penulis bernama Samuel Pollen, 30, mengaku menderita anoreksia ketika berusia 12 tahun. Ia bahkan menuangkan kisahnya dalam buku yang berjudul ‘The Year I Didn’t Eat’.

Banyak hal telah terjadi dalam belasan tahun terakhir, namun Pollen tetap ingin para pria di luar sana yang pernah menderita anoreksia mampu bertahan.

Berikut ini adalah 3 hal tentang eating disorder yang juga dapat dialami oleh pria.

BACA JUGA: Mindful Eating, Cara untuk Mengatasi Overeating dan Eating Disorder

Sulit Mendeteksi Apa yang Menyebabkan Pria Mengalami Eating Disorder

Pollen menceritakan bahwa ia sendiri merasa kesulitan memahami mengapa ia menderita anoreksia.

“Saya belajar dengan tekun, bahkan terlalu tekun untuk mendapatkan nilai yang baik di bangku sekolah,” jelasnya.

Pollen percaya bahwa ia kemudian sadar bahwa ia akhirnya menderita eating disorder karena merasa bahwa terdapat ‘tekanan’ yang tidak terlihat di sekitarnya sehingga ia berpikir tentang bagaimana cara yang tepat untuk mengontrol tekanan tersebut.

Faktor lain yang mungkin menyebabkan pria menderita anoreksia adalah karena genetik, psikologis, lingkungan serta sosial.

BACA JUGA: Lima Tanda pada Tubuh Saat Salah Menjalani Program Diet

Pentingnya Menyadari Sejak Dini

Eating disorder baik yang dialami oleh pria maupun wanita sama-sama memiliki risiko yang tinggi.

Bahkan, anoreksia sekalipun sangat mampu menyebabkan masalah pada kesehatan mental. Hal ini karena kamu akan dapat jatuh sakit sebab tidak makan dalam jumlah yang cukup.

Cobalah menyadarinya dengan melihat lingkungan sekitarmu. Jika ada orang di sekitarmu yang tiba-tiba turun berat badan secara drastis dan jatuh sakit, kamu perlu mewaspadainya.

BACA JUGA: Hindari 5 Kesalahan Utama yang Bisa Bikin Diet Gagal Total 

Tetap Memperlakukan dengan Normal

Pollen tidak menceritakan secara eksplisit pada teman-temannya bahwa ia menderita anoreksia.

Namun, teman-temannya selalu meluangkan waktu untuk bercengkrama dengan Pollen setelah pulang sekolah.

Mereka tetap mengajak Pollen bermain di rumah mereka, bersama-sama bermain video game dan rajin hang out bersama.

Pada saat itu, Pollen akhirnya menyadari bahwa bukan hanya dokter saja yang ia butuhkan, tetapi juga support teman-teman di sekelilingnya. (Sbg/Vania)

Comments