Sebaiknya kita jangan terlalu sering mengonsumsi kuliner sate
(Foto: Instagram.com)

Sabigaju.com – Begitu banyak orang Indonessia yang menggemari kuliner sate hingga sering dijadikan menu untuk sajian makan malam.

Di Indonesia sendiri ada beragam jenis kuliner sate mulai dari sate Ayam, Sate Kambing hingga sate dari Daging sapi. Penyajiannya pun cukup senderhana disajikan dengan bumbu kecap dan bawang ataupun bumbu kacang.

Nah meski kuliner sate begitu nikmat untuk kita santap kamu sebaiknya jangan mengonsumsinya terlalu sering yah gaes. Soalnya hal itu bisa bikin berabe, karena berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

BACA JUGA: Makan Bersama Keluarga, Hidup Kembali di Masa Pandemi

Resiko Kanker

Mengkonsumsi makanan dengan protein tinggi yang dibakar seperti pada kuliner sate ternyata dapat membentuk senyawa karsinogenik yang dapat merusak komposisi DNA dalam gen manusia dan kemudian dapat menyebabkan kanker.

Dalam ulasan yang dimuat buku Do’s & Dont’s Street Food: Makan Sehat di Luar Rumah Agar Tetap Langsing, karya Gagas Ulung dan Hindah J. Muaris, dijelaskan bahwa penggemar masakan yang dibakar perlu berhati-hati.

Kuliner Sate tengah dibakar dengan arang
(Foto: Pixabay

Hal itu dikarenakan masakan yang dibakar mengandung zat karsinogenik bernama nitrosamine. Untuk membakar makanan, biasanya para penjual atau pembuat makanan tersebut menggunakan arang.

Kondisi inilah yang menjadi awal mula penyakit kanker bisa menyerang. Begitu makanan dibakar menggunakan arang yang mengandung zat karbon, maka pada makanan itu ikut juga karbon dari hasil pembakaran yang dapat memicu timbulnya kanker.

Selain itu, proses pembakaran makanan baik dengan arang maupun sarana lainnya, sering dibarengi dengan pembentukan arang atau gosong. Sementara gosong pada makanan ini juga berbahaya karena mengandung banyak atom karbon.

Apabila atom karbon ini ditemukan dalam jumlah yang besar, tentu juga bisa memicu datangnya kanker (karsinogenik).

Dengan demikian, jika makanan yang dibakar dikonsumsi secara reguler dalam jumlah yang banyak dan jangka waktu lama, maka akan memperbesar juga risiko seseorang terkena penyakit kanker.

BACA JUGA: Ramai-ramai Bawa Bekal Makanan di Era New Normal

Waspada Saus Kacang

Tak hanya soal pembakaran, kamu juga harus tahu soal  kalori dari saus kacang yang bisa tersaji dalam kuliner sate.

Saus kacang dibuat dari kacang tanah yang digoreng terlebih dahulu sebelum ditumbuk dan dicampur garam dan gula.

Satu sendok makan bumbu kacang mengandung sekitar 130 kalori. Bayangkan deh kalau kamu makanleih dari 1 sendok bumbu kacang.

Sate dengan bumbu kacang
(Foto: Intagram)

BACA JUGA: Foodstagramming, Tipu-tipu Kehidupan Lewat Makanan 

Di balik rasa nikmat dari bumbu kacang ada resiko kesehatan berupa meningkatnya resiko terkena kanker hati. kandungan aflatoksin yang ternyata kurang baik bagi kesehatan tubuh kita.

Aflatoksin sendiri adalah semacam senyawa beracun yang memiliki sifat karsinogenik atau menyebabkan kanker sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Tak hanya bagi manusia, aflatoksin ini ternyata juga bisa berbahaya bagi hewan.

Sebagai informasi, konsumsi saus kacang dalam jumlah yang berlebihan atau terlalu sering bisa membuat senyawa aflatoksin ini akan menumpuk pada tubuh dan yang biasanya akan diserang pertama kali adalah organ hati kita.

Nah lewat Informasi ini kamu sebaiknya jangan terlalu sering makan kuliner sate dengan bumbu kacang yah gaes. Agar kesehatanmu terjaga. (Sbg/Rig)

Comments