Sikap Nggak enakan saat beli dagangan teman
(Sumber:: Unsplash.com)

Sabigaju.com – pandemi Corona yang belum juga mered hingga kini membuat seluruh lini kehidupan berubah. Kondisi perekonomian terimbas cukup besar. Banyak orang,  ataupun teman kehilangan mata pencaharian.

Mereka yang kehilangan pekerjaan ataupun mencari tambahan kini banyak yang mulai berdagang secara online guna memenuhi biaya penghidupan. ataupun pendapatan mereka menurun, ditambah tabungan yang mereka punya belum banyak untuk menutup biaya yang ada.

Nah kita tentunya sering merasa nggak enakan dan tergerak untuk membeli dagangan teman. Meski teman tidak langsung menawarkan dagangannya secara lagsung kepada kita.

Sebenarnya bagaimana kita menyikapi rasa nggak enakan yang muncul tersebut?

BACA JUGA: Menolong Orang Lain Bikin Bahagia Diri Sendiri

Membantu Harus Tulus

Urusan membantu orang apalagi teman tentu wajib hukumnya terlebih bagi mereka yang saat ini tengah berjuang untuk bertahan hidup di masa pandemi.

Kamu bisa membantu temanmu yang berdagang terlebih jika mereka menjual barang yang dibeli memang barang-barang yang dibutuhkan, jadi bisa diambil dari porsi pengeluaran rutin kita.

Misalnya jika ada teman kita yang menjual daging atau makanan beku, ternyata selama ini kita mengonsumsi makanan itu, maka baiknya beli saja dari dia.

Selain membantu teman, kita juga diuntungkan karena lebih mudah mendapatkan bahan makanan, sehingga tak perlu ke luar rumah atau belanja daring.

Namun bagaimana kalau ternyata barang yang dijual bukan merupakan kebutuhan rutin, seperti misalnya berjualan baju atau kue ataupun camilan?

Nah kamu bisa membelinya jika memiliki dana lebih untuk pengeluaran tersebut. Namun jika tidak ada, maka tak perlu dipaksakan. Kamu bisa membantu dengan menginformasikan dagangan mereka ke orang lain.

BACA JUGA: 5 Perkara yang Bisa Rusak Persahabatan Cowok

Soal Pola Pikir

Seorang pedagang yang punya mindset maju adalah mereka yang lebih suka menjual barang dagangannya kepada orang lain daripada ke teman atau saudara sendiri.

Alasanya, menjual barang ke teman atau saudara sendiri itu serba salah. Sudah dijual dengan harga di bawah pasaran, nawar harga sampai Sadis, minta bonusan, dan yang ditakutkan adalah bayarnya nanti nunggu dapat arisan.

So, Kalau memang ada rejeki dan butuh, beli lah. Jangan ditawar sadis. Hitung-hitung bantu teman. Tapi, kalaupun terpaksa tidak membeli, sampaikan dengan baik tanpa menyakiti apalagi menjelekkan barang dagangannya.

BACA JUGA: Pola Berhemat Harus Kamu Lakukan di Masa New Normal 

Membantu Teman dan Perilaku Konsumtif

Berbelanja ataupun membeli barang dagangan teman adalah salah satu bentuk perilaku konsumtif.

Perilaku konsumtif secara ekonomi juga membantu menggerakkan perekonomian, antara lain menambah pemasukan pajak, membuka dan mempertahankan lapangan pekerjaan, menciptakan pasar bagi para produsen barang, dan memperbesar peluang usaha baru.

Tidak ada yang salah bila kamu mau membantu teman yang berdagang untuk bertahan hidup di masa pandemi ini

Namun sebagai konsumen, tentunya kamu harus lebih bijaksana agar tidak terjebak dalam perilaku konsumtif.

Jangan sampai ketika suatu saat virus Corona mereda, muncullah virus baru yang bernama virus konsumtif.  Jadi, saat kamu membantu membeli dagangan teman, berbelanjalah dengan  bijaksana. (Sbg/Rig)

Comments