Keputusan Nike yang menjadikan sosok Atlet football, Colin Kaepernick sebagai model iklan terbaru dalam peringatan 30 Tahnum kampanye 'Just Do It' mendapat protes dan tentangan dari konsumen di Amerika Serikat. (Foto: Instagram kaepernick7
Keputusan Nike yang menjadikan sosok Atlet football, Colin Kaepernick sebagai model iklan terbaru dalam peringatan 30 tahun kampanye ‘Just Do It’ mendapat protes dari konsumen di Amerika Serikat. (Foto: Instagram kaepernick7)

Sabigaju.com – Pasca produsen apparel olahraga, Nike melepas iklan terbarunya yang menampilkan sosok atlet American Football, Colin Kaepernick, konsumen secara beramai-ramai memprotes keras keputusan Nike.

Tak hanya itu, sejumlah konsumen bahkan memutuskan untuk memboikot Nike lantaran Colin Kaepernick dinyatakan sebagai model terbaru dari ‘Just Do It’.

Mereka melakukan aksi membakar sepatu dan baju Nike yang mereka miliki dan mengunggah video pembakaran tersebut ke media sosial seperti Twitter dan Instagram disertai hashtag #BoycottNike.

Tak hanya menyerukan boikot, begitu banyak konsumen yang melakukan protes dengan membakar sepatu dan baju Nike. Namun, setelah ditelusuri lebih dalam mayoritas konsumen yang melakukan hal tersebut adalah pendukung fanatik Presiden Donald Trump.

Trump sendiri juga sudah menyatakan ketidaksukaannya dengan keputusan Nike memilih atlet Fberusia 30 tahun tersebut sebagai model iklan.

Sosok Kontroversial Collin Kaepernick

Colin Kaepernick menjadi kontroversi karena aksinya pada 2016. Dia tidak berdiri untuk menghormati pengibaran bendera dan lagu kebangsaan Amerika ‘The Star-Spangled Banner’ yang dikumandangkan jelang pertandingan.

Lazimnya, para pemain NFL akan berdiri dan menatap Bendera Amerika Serikat saat prosesi tersebut dilangsungkan sebagai tanda penghormatan.

Namun, Colin Kaepernick melakukan aksi yang berbeda. Dia malah berlutut sebagai bentuk protes terkait tindakan diskriminasi rasial yang masih kerap terjadi di Negeri Paman Sam itu.

View this post on Instagram

My Brother! United as One! @e_reid35

A post shared by colin kaepernick (@kaepernick7) on

Dalam wawancara di sela-sela rehat pertandingan, Colin mengungkapkan alasannya melakukan hal tersebut.

“Aku tidak akan berdiri untuk menunjukkan kebanggaanku pada sebuah bendera negara yang menindas orang-orang kulit hitam dan orang-orang kulit berwarna lainnya. Bagiku, ini lebih besar dari sekadar football,” katanya.

Aksi Colin ini tentu saja mendapatkan banyak protes dari sesama warga Amerika Serikat termasuk dari Donald Trump (Presiden AS), karena dinilai tak menghormati negara. Namun, banyak juga yang mendukungnya dan kemudian melakukan hal serupa.

Sayang, sejak kejadian itu karier Colin Kaepernick di NFL terhenti setelah tak ada satu pun tim yang menginginkan jasa pemain 30 tahun tersebut. Alhasil sudah 2 tahun Colin Kaepernick tidak merumput alias menganggur.

Kaepernick pun menuding jika seluruh tim peserta NFL melakukan konspirasi atau kesepakatan agar dirinya tak bisa lagi tampil di liga American Football tersebut.

Saham Nike Langsung Merosot

Dalam iklan terbaru itu, Nike memajang wajah Kaepernick dan menuliskan kalimat: “Believe in something. Even if it means sacrifising everything.”

Artinya kurang lebih: Percayalah pada sesuatu. Meskipun itu berarti mengorbankan segalanya. Setelah iklan tersebut dirilis, Reuters melansir saham Nike langsung jatuh 4% pada perdagangan sehari setelahnya dan ditutup turun 3,2%.

Ajakan boikot marak disampaikan di media sosial. Tercatat ada 2,7 juta mention terhadap Nike dalam 24 jam, naik 135% dibandingkan pekan sebelumnya.

Nike Kukuh dengan Pendirian Mereka

Namun, derasnya protes konsumen dan Donald Trump pada penunjukkan Colin sebagai model iklan terbaru Nike, menurut tidak membuat Nike menarik ataupun memecat Collin sebagai model.

Hal itu ditegaskan Sandra Carreon-John, juru bicara brand busana olahraga tersebut mengungkapkan akan tetap pada keputusan mereka. “Colin telah menjadi atlet Nike sejak 2011. Colin adalah salah satu atlet yang menjadi bagian dari perjalanan 30 tahun kampanye kami ‘Just Do It’,” jelasnya.

Selain Kaepernick sejumlah atlet ternama seperti LeBron James (NBA), Serena Williams, dan Odell Beckham Jr. (NFL) adalah beberapa atlet yang akan tampil dalam peringatan 30 tahun kampanye istimewa Nike tersebut. (Sbg/Rig)

Comments