Jangan heran bila saat mengunjungi Swedia Kamu bakal menjumpai begitu banyak ayah yang bermain atau menggendong Anak mereka. Sebab Swedia adalah negeri impian para ayah. (Foto: Josh Willink from Pexels)
Jangan heran bila saat mengunjungi Swedia Kamu bakal menjumpai begitu banyak ayah yang bermain atau menggendong Anak mereka. Sebab Swedia adalah negeri impian para ayah. (Foto: Josh Willink from Pexels)

Sabigaju.com – Jika anda berkunjung ke Swedia jangan heran jika kamu menyaksikan ada begitu banyak kaum lelaki yang meski terlihat sangar namun yang asyik bermain dengan anak mereka yang masih kecil ataupun menggendong mereka.

Tak hanya di kota-kota besar pemandangan ayah yang tengah bersama menghabiskan waktu dengan buah hati mereka ternyata menjadi pemandangan yang dapat kamu temui hingga jauh ke pelosok Swedia.

Yap, Swedia bisa dibilang sebagai negara yang sangat memperhatikan keutuhan keluarga. Terlebih saat pemerintah di negara tersebut memberlakukan kebijakan tambahan masa cuti dengan gaji penuh kepada kaum ayah saat istri mereka melahirkan.

Negeri Impian Para Ayah

Lantaran itulah, negara keempat terbesar di Eropa ini menjadi negeri impian bagi setiap lelaki di bumi ini untuk menjadi seorang ayah. Bagaimana tidak, negara ini sangat mengutamakan ramah keluarga dengan berbagai kebijakan yang mendukung dan memudahkan kehidupan keluarga.

Aturan cuti tambahan di negeri impian para ayah tersebut sebenarnya ditujukan untuk mendorong semangat berbagi lebih dan rasa tanggung jawab orang tua.

Kebijakan cuti tambahan bagi ayah yang di berlakukan oleh pemerintah Swedia membuat kaum ayah di negara tersebut memanfaatkan cuti tersebut. Tak hanya itu, Jika selama 90 hari cuti mereka dibayar utuh, sisa 390 hari waktu cuti mereka dibayar sejumlah 80 persen dari gaji normal.

Swedia memberlakukan kebijakan cuti tambahan bagi para ayah untuk mendorong semangat berbagi dan rasa tanggung jawab orang tua .(Foto by Katii Bishop from Pexels)
Swedia memberlakukan kebijakan cuti tambahan bagi para ayah untuk mendorong semangat berbagi dan rasa tanggung jawab orang tua .(Foto by Katii Bishop from Pexels)

Kebijakan cuti mencakup 60 hari dari seluruh masa cuti dapat dijadikan waktu cadangan khusus untuk ayah. Hari–hari bebas kerja itu bahkan dapat diambil secara mencicil sampai anak mencapai usia 8 tahun.

Namun yang bikin geleng kepala adalah, pemerintah Swedia mengatur agar ayah bisa mengakumulasi hari-hari itu cuti untuk setiap anak yang dimilikinya. Artinya, untuk setiap anak yang lahir, ayah di Swedia mendapatkan jatah 480 hari cuti.

Jika hari-hari disediakan untuk cuti ayah tidak digunakan, mereka sendiri yang merugi. Cuti diberikan agar orang tua banyak memiliki waktu dengan anak-anaknya di rumah. Swedia juga mengatur agar orang tua bisa mengurangi jam kerja mereka sampai 25 persen hingga anak mereka 8 tahun.

Sebelum kebijakan ini diberlakukan Pemerintah Swedia menerapkan cuti selama 60 hari bagi kaum ayah sejak tahun 2002

Negeri Ramah Untuk Anak

Tak hanya memperhatikan para ayah, Pemerintah Swedia juga memberikan tunjangan bulanan kepada setiap anak sampai usia 16 tahun. Tunjangan tersebut senilah 1.050 Krona Swedia (SEK) atau sekitar Rp 1,6 juta perbulan.

Para orangtua dapat menggunakan tunjangan ini sebagai dana merawat anak-anaknya. Nah, bagi orangtua yang memiliki 6 anak, tidak hanya mendapatkan 6.300 SEK tiap bulan, tetapi akan ditambahkan sebesar 4.114 SEK.

Biaya sekolah anak berusia 6-19 tahun (TK-SMA) gratis beserta makan siangnya. Namun, bagi anak pra-sekolah wajib membayar paling mahal 1.278 SEK setiap bulan.

Selain menjadi Negeri impian bagi Ayah Swedia juga dikenal nsebagai negara yang ramah terhadap anak -anak. (Foto by Josh Willink from Pexels)
Selain menjadi Negeri impian bagi Ayah Swedia juga dikenal nsebagai negara yang ramah terhadap anak -anak. (Foto by Josh Willink from Pexels)

Biaya kesehatan termasuk perawatan gigi anak gratis sampai usia 20 tahun dan bayi wajib mendapatkan vitamin D yang diberikan secara cuma-cuma pula.

Satu hal lagi yang patut di acungi jempol adalah bagaimana Swedia membuat anak-anak agar cinta membaca di tengah serbuan dan gegap gempita gadget di berbagai penjuru dunia.

Pemerintah Swedia dengan rutin menerbitkan ribuan buku anak-anak setiap tahunnya. Selain itu, pihak perpustakaan menjaga dengan baik koleksi-koleksi buku bacaan klasik anak-anak agar bisa dibaca setiap generasi.

So, kamu tertarik untuk pindah ke negeri impian para ayah di Swedia, Sob? (Sbg/Rig)

Comments