Makan Junk Food
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Meski kita sering mendengar anjuran agar menerapkan pola makan sehat di masa pandemi ini, nyatanya masih namuak orang yang memilih mengonsumsi makanan sampah alias junk food sebagai pillihan.

Padahal sudah banyak peneliti dan pakar kesehatan yang membuktikan kebiasaan menyantap makanan sampah ini tak baik bagi kesehatan.

Timbul pertanyaan mengapa banyak orang begitu sulit meninggalkan kebiasaan menyantap makanan sampah?

BACA JUGA:  Jaga Imun Tubuh, Hindar Kebiasaan Mengonsumsi Kuliner Ini 

Mirip Kecanduan Obat Bius

Ada anggapan yang berear kalau Kandungan dalam makanan cepat saji dapat menimbulkan efek ketergantungan.

Akibatnya, saat orang ingin mengurangi atau berhenti mengonsumsi makanan tersebut, tubuh secara alami memberi tanda penolakan.

Dalam hasil penelitian yang dilakukan oleh University of Michigan terungkap, efek yang muncul saat seseorang mulai setop mengonsumsi makanan seperti kentang goreng dan pizza, sama dengan efek yang timbul saat para pemadat berhenti menggunakan zat adiktif.

Banyak orang yang sulit berhenti menyantap makanan sampah
(Foto: Freepik.com)

Gejala yang timbul antara lain sakit kepala, depresi, kecemasan, hingga berkaitan dengan emosi seperti lebih mudah marah.

Rasa kecanduan tentu mempersulit orang yang ingin berhenti. Efeknya seakan-akan menciptakan ketergantungan akan zat tersebut dalam tubuh.

Selain itu ada pula efek samping negatif dengan hasil yang sama seperti ketika pasien ketergantungan obat berhenti memakai zat adiktif.

BACA JUGA: Makan Siang Terbaik untuk Bakar Perut Buncit 

Menurut studi yang dilakukan  University of Bonn, Jerman, jika tidak diatasi kecanduan makanan sampah dalam jangka panjang dapat memicu risiko berbagai penyakit.

Mulai dari arterio sclerosis atau pengerasan saluran arteri yang membawa darah dari jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh hingga diabetes. Selain itu, hal ini juga merusak sistem pertahanan dan kekebalan tubuh.

Mengonsumsi Junk Food
(Sumber Foto: agronfoodprocessing.com)

Hal ini tentu sangat berbahaya terlebih di masa pandemi inin dimana kita dianjurkan agar menjaga sistem imun tubuh guna terhidar dari infeksi Virus Covid-19.

Mengurangi kebiasaan konsumsi makanan sampah  dapat dilakukan secara perlahan dan bertahap. Misal dengan membawa bekal ke mana pun Anda pergi.

Selain itu j kamu  juga perlu disiplin soal waktu makan. dengan begitu kamu tidak mudah lapar dan tergoda  ngemil.

Yup. makanan sampah tidak murah dan sudah tidak baik bagi kesehatan kita.  Lagian sampah kok dimakan! (Sbg/Rig)

Comments