suka sama mantannya teman

Sabigaju.com – Cinta bisa datang kapan saja dan melanda siapa saja tanpa pandang bulu, tanpa permisi. Begitu juga saat kamu mulai merasa menaruh perasaan yang berbeda dengan mantannya teman kamu sendiri. Kalau disuruh memilih, tentu tidak ada yang mau jatuh hati sama mantannya teman.

Menyukai mantannya teman dianggap akan menimbulkan masalah. Karena pertemanan kamu akan terancam merenggang dan terganggu. Suka sama mantannya teman memang merupakan hal yang terbilang rumit. Di satu sisi kamu menghargai temanmu dan disisi lain kamu menyukai si dia.

Lalu, kalau sudah terlanjur suka bagaimana? Kamu harus tetap maju untuk PDKT atau mundur? Salah enggak sih suka sama mantannya teman? Bagaimana supaya pertemanan kamu tidak hancur? Banyak pertanyaan yang membuat ragu untuk melangkah menjalin hubungan yang lebih dekat.

Sebelum mengambil keputusan,  ada baiknya kamu mempertimbangkan dan memperhatikan beberapa hal berikut ini agar pertemanan dan percintaan kamu berjalan mulus:

Latar Belakang Mereka Putus dan Hubungan dengan Temanmu Dulu

Cara putus setiap pasangan tentu berbeda-beda. Kamu harus memastikan mereka benar-benar putus dan latar belakang atau masalah yang menjadi pemicu mereka putus sudah terselesaikan. Selain itu, kamu juga bisa melihat tentang hubungan mereka dahulu. Bagaimana perlakuan si dia ke temanmu. Hal tersebut wajib kamu pertimbangkan dan jadikan pelajaran.

Namun, setiap orang bisa berubah dan setiap hubungan akan berbeda. Itu semua kembali lagi sama kamu, mau atau tidak mencoba memulai hubungan dengan dia.

Cari Tahu Perasaan Temanmu Sendiri

Jika kamu ragu untuk maju atau mundur menjalin hubungan dengan mantannya pacar. Ada baiknya kamu mencari tahu perasaan temanmu sendiri. Kalau temanmu sudah move on dari si dia tentu itu merupakan peluang yang baik. Namun, kalau temanmu masih menyukainya, apakah kamu siap bersaing memperebutkan si dia dengan temanmu sendiri?

Jujur dengan Temanmu

Sepintar-pintarnya menutup bangkai nantinya kan tercium juga. Mau serapat apapun kamu menutupi  hubungan kamu dengan mantannya pacar, nanti akan ketahuan juga. Lagian seberapa lama sih kamu bisa menyembunyikan hubungan dengan dia dari teman kamu?

Jadi jika kamu berani memutuskan untuk menjalin hubungan dengan mantannya teman, sebaiknya kamu jujur dengan temanmu dari awal. Kalau awalnya temanmu keberatan itu wajar, namun kalau temanmu sudah tidak ada perasaan apa-apa lagi pasti lama-kelamaan dia akan mengerti dan menerima hubungan kalian.

Selayak Apa Dia untuk Diperjuangkan?

Menurut seorang terapis percintaan dan pernikahan di Miami, Liza Paz, Ph.D memaparkan bahwa berkencan dengan mantannya teman terdengar menyenangkan. Namun, tidak akan sebahagia yang dipikirkan. Ia juga memperingatkan untuk menjaga pertemanan dan bertanya pada diri sendiri ‘apakah orang tersebut pantas diperjuangkan?’ seperti yang dilansir iVillage.

untuk menyakinkan apakah dia orang yang layak untuk diperjuangkan, kamu bisa mencari tahu alasan kenapa dia mendekati kamu dan pastikan dia benar-benar suka kamu. Jangan sampai dia mendekati kamu untuk balas dendam ke temanmu. Itu artinya, kamu akan kehilangan temanmu dan kamu juga tidak mendapatkan si dia. Selain itu, kamu juga wajib menanyakan diri kamu sendiri apakah kamu benar-benar suka dia atau hanya perasaan sesaat saja.

Kapan Perasaan Tersebut Muncul?

Coba kamu ingat-ingat, kapan perasaan suka kamu terhadap mantannya teman itu tumbuh? Apa di saat si dia masih dengan temanmu? Jangan sampai kamu menjadi orang ketiga diantara hubungan mereka. Kalau rasa itu muncul setelah mereka putus, itu bukan selingkuh dan wajar.

Beri Jarak Waktu

Beri jarak waktu jangan terburu-buru meresmikan hubungan. Kenali dia lebih jauh, dia baik atau tidak. Siapa tahu si dia menunjukkan perubahan sikap dalam jangka waktu tersebut yang bisa menentukan kamu maju atau mundur dengan dia. Tentu kamu tidak mau kan bernasib sama seperti temanmu?

Suka sama mantannya teman itu tidak salah kok, dan tidak berarti kamu mengkhianati temanmu apalagi merebut pacar teman. Namun, terkadang solidaritas pertemanan sangat dipertanyakan di posisi seperti ini. Semua kembali lagi ke kamu, kalau kamu berani mengambil keputusan untuk menjalin hubungan dengan mantannya pacar. Kamu harus bisa menunjukkan tidak ada yang berubah sebelum atau sesudah kamu berpacaran dengan mantannya teman itu.

Harus diingat pula, pada dasarnya, semua orang berhak mencintai dan dicintai. Dan percayalah guys kalau jodoh itu enggak akan kemana. (Sbg/Aq)

Comments