Mantan masih marah
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Setiap dari kita tentu memiliki masa lalu. Sayangnya, tidak semua masa lalu termasuk perpisahan berujung dengan manis. Perpisahan kadang berujung dengan lebih pahit dari apa yang diharapkan.  Apalagi jika mantan masih marah

Akhir dari suatu hubungan tentu dapat menimbulkan kebingungan, kesedihan serta kebencian yang rumit antara kedua belah pihak.

Apakah kamu merasa curiga bahwa mantanmu masih menyimpan perasaan yang sulit?Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa mantan masih marah kepadamu.

BACA JUGA: Balikan sama Mantan, Ide Baik atau Ide Buruk? 

Dia Membuat Hidupmu jadi Semakin Sulit

Semua tentu setuju bahwa perpisahan membuat ketidaknyamanan. Jika kamu tidak tinggal bersama si mantan, kamu dapat pergi tanpa kabar dan tidak perlu menemuinya lagi.

Jika mantan masih marah dan membuat hidupmu terasa lebih sulit dari yang seharusnya, bisa jadi si dia memang masih memiliki amarah kepadamu.

Misalnya, tiba-tiba dia nagih semua barang yang sudah pernah dikasih ke kamu. Parah lagi kalau minta dikembalikan uang traktiran makan dan nonton. Ini semua dia lakukan supaya hidupmu menderita, gaes.

Intinya, mantanmu akan membuat situasi yang lebih menantang serta disadari atau tidak, ia akan bertindak untuk membalas yang sudah kamu lakukan.

Meninggalkan Komentar Pasif-Agresif

Ketika hubunganmu dan dia telah berakhir, biasanya dia akan memutuskan untuk mengakhiri pertemanan di media sosial mereka. Alasannya tentu saja dapat ditebak: si dia tidak ingin melihat fotomu lagi.

Tapi, jika mantan masih marah denganmu, dia justru akan memposting komentar pasif-agresif atau kasar di akun media sosialmu atau akun media sosialnya sendiri.

Sarkasme sendiri biasanya merupakan tanda bahaya. Jadi, jika mantanmu menyindirmu lebih parah dari biasanya, bisa jadi ia masih sangat marah padamu.

BACA JUGA: Boleh Enggak ya Cerita soal Mantan ke Pasangan? 

Banyak Memposting Hal yang Tidak Biasa di Media Sosial

Jika mantanmu memamerkan kebahagiaan dengan memposting banyak konten media sosial dengan maksud untuk membuktikan betapa luar biasa usaha yang mereka lakukan tanpamu, bisa jadi hal itu terjadi justru karena dia masih merasakan pahit karena perpisahan kalian.

Hal ini dia lakukan dengan harapan dapat memilikimu lagi. Jika mantanmu memastikan bahwa kamu mengetahuinya, dia mungkin saja masih gila dan masih sangat ingin kembali padamu.

BACA JUGA: Putus Nyambung Buruk bagi Kesehatan Mental, Kenapa?

Untuk mengatasi mantan yang masih marah padamu adalah dengan mempelajari apa yang kamu butuhkan di kemudian hari.

Jika menurutmu lebih baik tidak berhubungan lagi dengannya, maka sebaiknya kamu pun menutup pintu komunikasi dengannya.

Tapi, apabila kamu masih ingin berteman dengannya, kamu dapat mengendalikan respons terhadapnya dan bersikap seobjektif mungkin. Jadi, mana yang kamu pilih, Sobat Sabi? (Sbg/Vania)

Comments