Terkesan
banyak orang punya kebiasaan buruk yakni menghabiskan banyak uang hanya untuk membuat orang terkesan. (Foto: gazettereview.com)

Sabigaju.com – Siapa sih, yang enggak senang ketika bisa bikin orang terkesan dengan apapun yang kita punya? Entah itu dengan prestasi kita, appearance kita, manner kita, pencapaian kita, dan lain hal. Tapi, bagaimana kalau ini membuat kita justru addict mendapatkan kesan dari banyak orang?

Akibatnya kita keranjingan melakukan sesuatu yang tidak kita suka, tapi orang lain suka. Kalau ini punya impact bagus pada kehidupan kita. Kalau engga?

Misal kita membeli mobil mahal supaya orang lain terkesan. Padahal mobil ini kita beli di luar kemampuan finansial kita hingga harus dicicil. Atau kita membeli baju branded supaya bisa upload di Instagram dan bisa ditautkan dengan merek tersebut. Kalau kamu mampu, maybe it’s gonna be okay. Tapi kalau enggak?

Kalau mampu pun, kamu sebetulnya enggak perlu melakukan hal tersebut. Kenapa? Kuy, dicek ulasan yang dikutip dari The Simple Dollar berikut ini.

BACA JUGA: Pria Mampu Menghabiskan Uang Lebih Banyak Saat Belanja Pakaian

Ini Soal Future Self Kamu

Mungkin orang akan terkesan dengan pencapaian kamu yang dilandaskan dari obsesi material ini, tapi ingat, ini hanya berlangsung sebentar.

Kepuasan kamu enggak akan bertahan lama. Pencapaian kamu di masa depan tidak akan bisa kamu raih dengan melakukan hal ini.

Yeah, ini berkenaan dengan money saving kamu. Kamu rela menghamburkan uang to impress people around, untuk apa? Lebih baik uangnya bisa kamu tabung demi masa depan, kan? Misal untuk investasi, kesehatan, dan sekolah anak.

BACA JUGA: 

Some Friends are Fake

Ini menyedihkan, tapi fakta! Beberapa orang yang kamu kenal mungkin memuji kamu hanya untuk sebuah timbal balik yang menguntungkan bagi mereka.

Yaa, istilahnya penjilat. Sedih kan, kalau ternyata mereka tak tulus memuji dan mendekati kamu? Karena teman sejati tak peduli dengan materi yang kamu punya

Yes, mereka yang tulus terhadapmu enggak akan peduli dengan itu semua. Untuk apa barang branded yang kamu punya? Untuk apa mobil mewah yang kamu punya? Mereka akan tetap menerima kamu apa adanya.

So that’s why, pepatah bilang bahwa sahabat terbaik bisa dilihat keberadaannya saat kamu lagi enggak punya apa-apa.

BACA JUGA: Pakai Uang untuk Bertualang atau Beli Barang? Ini Jawaban yang Tepat!

Kamu Tidak Membahagiakan Orang Lain

Bikin mereka terkesan mungkin ya, tapi membahagiakan? We guess no. Mereka enggak merasakan apa-apa secara emosional dari apa yang kamu lakukan.

Tapi ini justru memunculkan perkara-perkara buruk lainnya. Misalnya aja, minder karena merasa enggak mampu, membanding-bandingkan diri, atau iri hati.

BACA JUGA: Lindungilah Kami dari Godaan Nafsu Berbelanja

Kamu Enggak Perlu Membuktikan Apapun

Ini main pointnya. Kamu enggak butuh membuktikan apapun pada orang lain. Yang kamu butuhkan adalah melakukan ini sebagai reward untuk diri sendiri.

Karena keluarga, teman sejati, orang yang tulus akan menerima kamu apa adanya. So, think twice ketika kamu akan menghabiskan uang hanya demi membuat orang lain terkesan. (Sbg/Dinda)

Comments