Minggu Terakhir Agustus
(Grafis: Sabigaju/Sigit Sulistyo)

Sabigaju.com – Sejumlah peristiwa di Tanah air menjadi perhatian publik dan netizen di berbagai lini media sosial pada Minggu terakhir Bulan Agustus 2019.

Mulai dari Heboh soal vonis hukum kebiri kimia, cerita mistis KKN di desa penari bikin heboh hingga pembunuhan sadis terhadap ayah dan anak yang menjadi sorotan publik dan netizen

Berikut selengkapnya lima peristiwa yang menjadi sorotan publik dan netizen di minggu keempat bulan agustus 2019.

BACA JUGA:  Nih, Cara Cek Laptop MacBook Sebelum Naik Pesawat Garuda

Garuda Larang Penumpang Bawa Laptop MAcBook Pro 15

Minggu Terakhir Agustus
(Sumber Foto: Apple)

Hal lain yang menarik perhatian publik dan netizen di minggu terakhir Bulan Agustus adalah soal larangan yang dikeluarkan oleh maskapai nasional Garuda Indonesia bagi penumpang untuk membawa laptop  MacBook Pro 15 inci (Retina Display) yang dirilis pada pertengahan tahun 2015.

Perangkat ini juga dipasarkan antara tahun 2015 hingga 2017. Pihak Garuda Indonesia melarang perangkat tersebut untuk dibawa “terbang” lantaran MacBook Pro model tersebut mudah terbakar.

BACA JUGA: Jangan Lewatkan Sederet Film yang Bisa Memotivasi Karirmu 

Heboh Film Gundala

Hal lain yang menjadi sorotann publik dan netizen di mingggu terakhir Agustus 2019 adalah dirilisnya Film patriot Gundala resmi yang resmi tayang di bioskop pada Kamis (29/8) lalu.

Beragam ulasan baik pujian hingga kritikan netizen yang sudah menyaksikan pun berseliweran di media sosial.

Minggu Terakhir Agustus
(Foto: Instagram gundalaofficial)

Begitu banyak netizen memberikan pujian bagi film yang diangkat dari komik karya Hasmi dan kemudian digarap oleh Joko Anwar tersebut. Home

Namun demikian tak sedikit netizen yang melontarkan kritikan usai menonton Gundala, mulai dari masalah editing, alur cerita, sampai lagu tema yang mengiringi film ini.

Setelah Gundala, akan ada film-film lain dari karakter yang ada di Jagat Sinema BumiLangit yang siap diproduksi serta dikenalkan kepada masyarakat. Untuk Jilid 1 ada Sri Asih, Godam & Tira, Si Buta Dari Gua Hantu, Patriot Taruna, Gundala Putra Petir, Mandala Golok Setan, dan Patriot.

BACA JUGA: Apakah Pacarmu Diam-diam Psikopat? Yuk Kita Kenali 7 Ciri-Cirinya!

Pembunuhan Sadis Terhadap Ayah dan Anak

Memasuki minggu terakhir agustus 2019, publik dan netizen kaget terhadap pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Aulia Kesuma yang ketahuan menjadi dalang pembunuhan sadis terhadap ayah dana anak Edi Chandra Purnama (54) alias Pupung Sadili. Aulia juga ibu tiri dari M Adi Pradana (23).

Aulia diketahui merencanakan pembunuhan berencana kepada suami dan anak tirinya dengan sangat detail.Untuk melancarkan rencananya, Aulia bahkan menyewa eksekutor.

Aulia menjanjikan Rp 500 juta kepada para eksekutor yang disewanya. Agar rencana pembunuhan berjalan sukses, Aulia memberikan Rp 130 juta terlebih dahulu kepada para eksekutor.

Aulia Kesuma melakukan hal keji itu lantaran memiliki hutang dan berencana ingin menjual rumah Edi di kawasan Lebak Bulus. Cara yang dipakai agar bisa mendapatkan harta Edi ialah dengan cara membunuhnya.

BACA JUGA: Dibalik Viralnya Cerita Mistis KKN di Desa Penari 

Cerita Horor KKN di Desa Penari

Hal lain yang menjadi perbincangna Netizen di Mingu Terakhir bulan Agustus 2019 adalah penuturan cerita Horor KKN di Desa Penari. Cerita horor tersebut dituturkan oleh akun Twitter SimpleMan di @SimpleM81378523 menjadi viral medsos.

Dalam cerita yang ditulis lewat cuitan threadnya selama 11 hari, dari 24 Juni 2019 hingga 5 Juli 2019. Mengisahkan kisah mistis yang dialami sejumlah mahasiswa melakukan saat KKN yang berlangsung selama 6 minggu pada 2009 silam.

Minggu Terakhir Agustus
(Sumber Foto: @SimpleM81378523)

Para mahasiswa ini menginap di sebuah desa terpencil yang berada di daerah timur Pulau Jawa. Di situ para mahasiwa itu mengalami banyak keganjilan-keganjilan dan peristiwa mistis.

Di akhir cerita sang penulis menyematkan pesan kepada pembaca agar setiap orang selalu memegang teguh tata krama, saling menghormati dan saling menjaga dimanapun dia berada.

BACA JUGA: Hukum Kebiri Kimia untuk Pelaku Pedofilia 

Heboh Kebiri Kimia

Hal lain yang menjadi perbincangan publik dan netizen di dunia maya pada minggu terakhir agustus 2019 adalah topik kebiri kimia.

Hal ini terkait pemberitaan vonis hukum kebiri kimia terhadap Aris, pelaku pemerkosaan 9 orang bocah di Mojokerto dalam kurun waktu 2015-2018.

Minggu Terakhir Agustus
(Foto: Pixabay

Selain menanggung vonis Hukum kebiri kimia M. Aris dijebloskan ke penjara selama 12 tahun dan denda Rp100 juta subsider enam bulan pidana kurungan atas perbuatan bejatnya.

Hukum kebiri kimia kepada Aris ini merupakan eksekusi pertama yang akan dilakukan di Indonesia. Karena itu, untuk melakukannya pun ternyata masih mengalami kendala. (Sbg/Rig)

Comments