Atensi Publik dn Netizen
(Grafis :Sigit Sulistyo/Sabigaju.com)

Sabigaju.com – Sejumlah peristiwa di Tanah air menjadi atensi publik dan netizen di berbagai lini media sosial pada Minggu terakhir Bulan September 2019.

Mulai dari kabar aksi anak STM bagai superhero Avengers saat demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPR Senayan hingga ramainya

Berikut selengkapnya sejumlah peristiwa yang menjadi perhatian publik dan netizen di minggu terakhir Bulan September 2019.

BACA JUGA: Ditangkap Saat Subuh, Ananda Badudu Bebas Siang Ini

Penangkapan Aktivis

Peristiwa lain yang menjadi sorotan netizen di minggu terakhir bulan September 2019 terjadi sat pihak Polda Metro Jaya menangkap sutradara dan jurnalis Dandhy Dwi Laksono pada Kamis (26/9/) malam lalu..

Penangkapan sutradara Sexy Killers itu disebabkan unggahan Dandhy di media sosial terkait Papua. Dandhy dituding melanggar Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45A Ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Meski Dandhy saat ini sudah dilepas, tetapi ia ditetapkan sebagai tersangka.

Ananda Badudu
(Foto: Instagram
bandaneira_official)

Kehebohan terjadi didunia maya  ketika Tak lama berselang, musisi sekaligus mantan wartawan Ananda Badudu ikut ditangkap di kediamannya, Jumat (27/9/) pagi kemarin.

Ananda Badudu ditangkap karena mentransfer sejumlah dana kepada mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR untuk menolak UU KPK dan RKUHP. Dana itu dikumpulkan Ananda lewat situs penggalangan dana kitabisa.com.

Ananda saat ini sudah dilepas oleh kepolisian dan tak ditetapkan sebagai tersangka.

Penembakan Mahasiswa

Perhatian publik dan netizen di Minggu terakhir bulan September 2019  tertuju pada aksi demo mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9)  lalu

Aksi demo tersebut berakhir ricuh. Akibatnya, dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) meninggal dunia.

Dua mahasiswa tersebut adalah Muhammad Yusuf Kardawi dari Fakultas Teknik Sipil dan Immawan Randy (21) dari Fakultas Perikanan tewas saat berdemonstrasi.

Immawan Randy meninggal akibat luka tembak di dada sebelah kanan selebar 5 sentimeter dengan kedalaman 10 sentimeter.

Sementara Yusuf meninggal setelah sebelumnya sempat dirawat di RSU Bahteramas. Yusuf mengalami benturan di kepala dan terdapat sekitar lima luka dengan panjang sekitar empat sampai lima sentimeter.

Presiden Jokowi langsung memerintahkan Kapolri untuk mengusut tun tas kasus penembakan ini.

BACA JUGA: Dibalik Aksi Berani Pelajar Saat Demonstrasi, Apa Pemicunya?

STM Avengers

Di minggu terakhir Bulan September 2019 Media sosial dihebohkan oleh video dan foto gerombolan siswa STM yang ikut turun ke jalanan membantu mahasiswa dalam demo penolakan sejumlah Rancangan Undang-Undang ( RUU) di depan Gedung DPR, Selasa (24/9).

Konformitas

Video dan foto tersebut bahkan menjadi trending topic di Twitter. Hingga hari Rabu (25/9) siang, ratusan ribu pengguna Twitter memperbincangkan topik seputar ” Anak STM” yang turut serta dalam aksi tersebut.

Kehadiran para siswa STM diibaratkan netizen mirip para superhero avengers yang tak terduga.

Saat aksi demo mahasiswa tengah deadlock karena penjagaan ketat dan keberingasan polisi, sudah banyak mahasiswa yang tumbang, para pelajar STM muncul dari satu arah, berseragam sekolah, hampir semuanya menggendong tas punggung sekolah.

Kasus Inces Sukabumi

Publik dan netizen baru-baru ini digegerkan oleh peristiwa sadis dimana sorang ibu melakukan incest terhadap dua orang putranya yang berinisial RG dan RS setelah melakukan pembunuhan terhadap putrinya yang masih balita di Sukabumi Jawa Barat.

RG dan RS juga tega memerkosa adik mereka yang masih balita sebelum dibunuh. Semua rentetan ini dilakukan saat suami atau ayah dari kedua pelaku tidak ada di rumah.

Polisi menduga, hubungan inses antara ibu dan dua anak kandungnya itu berlangsung tidak hanya sekali. Belakangan diketahui hubungan sedarah anak dengan ibu kandung disebabkan RG dan RS kerap menonton video porno.

Inses adalah aktivitas seksual yang dilakukan seseorang dengan hubungan sedarah dengan kakak atau adik kandung, atau orangtua sendiri. Hal ini adalah perbuatan yang sangat dilarang dan mengerikan.

BACA JUGA: Heboh Kasus Incest Sukabumi, Mengerikan Dampaknya

Dian Sastro Vs Menkumham Yasonna Laoly

Perhatian publik dan netizen di minggu terakhir Bulan september juga tertuju pada Nama Dian Sastrowardoyo. Belakangan dirinya menjadi pusat perhatian lantaran ungkapan protesnya terhadap RKUHP yang ia sampaikan melalui Instagram Story.

Unggahan Dian Sastrowardoyo itu mendapat tanggapan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly.

Saat ditanya oleh beberapa wartawan terkait unggahan Dian Sastrowardoyo itu, Senin (23/9) lalu, Yasonna mengatakan bahwa Dian Sastrowardoyo kurang memahami masalah tersebut.

Terkait hal itu, Dian Sastrowardoyo kembali memberikan respons. Dian Sastrowardoyo mengatakan bahwa dirinya tidak akan bungkam meski mendapat respons semacam tanggapan dari Yasonna Laoly. (Sbg/Rig)

Comments