Cuci Tangan tetap dilakukan sambil berhemat air
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Di masa Pandemi Saat ini, begitu banyak warga yang punya kebiasaan cuci tangan secara rutin guna menghindari risiko penularan.k mencegah agar penyebaran virus corona tidak semakin.

Bahkan tak sedikit warga masyarakat yang menyiapkan air di depan pintu rumah mereka untuk mencuci tangan bagi anggota keluarga ataupun tamu yang akan datang atau masuk kerumah.

Lantas berapa kali idealnya kita harus cuci tangan dalam sehari di masa pandemi saat ini?

BACA JUGA: Siapkan Imunitas Tubuh Menyongsong Era New Normal

Biar Aman 6 Hingga 10 Kali

Menurut sebuah hasil penelitian yang di publikasika di laman Wellcome  Open Research  menyebut setidaknya kita perlu melakukannya cuci tangan6-10 kali dengan sabun dalam sehari. guna mencegah penularan virus corona,

Penelitian tersebut dilakukan dengan mengamati data dari tahun 2006-2009 mengenai struktur virus yang sangat mirip dengan jenis virus yang sekarang ini menyebabkan pandemic.

Virus corona merupakan famili dari virus yang sebagian besar menyebabkan penyakit ringan seperti salesma atau batuk pilek. Dari semua jenis itu, termasuk Covid-19, akan mati dengan air dan sabun.

Tim peneliti di Medical Research Council Inggris, bertanya pada responden apakah mereka mengalami gejala mirip flu dan menguji siapa yang terinfeki virus corona penyebab salesma.

BACA JUGA: Sederet Kebiasaan Baik yang Tumbuh Saat Pandemi

Dalam penelitian terhadap 1.663 partisipan diketahui mereka jarang terinfeksi jika cuci tangan sedikitnya enam kali dalam sehari. Walau begitu, cuci tangan lebih dari 10 kali ternyata tidak banyak mengurangi risiko infeksi.

“Kebersihan tangan harus tetap dijaga setiap waktu, apakah kita mengalami gejala atau tidak. Ini akan membantu melindungi diri sendiri dan penyebaran virus ke orang lain,” kata peneliti Dr.Sarah Beale.

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik adalah cara terbaik untuk menghentikan penularan virus corona.

Cuci tangan wajib dilakukan setelah kita membersihkan hidung, bersin atau batuk, serta sebelum masak dan makan. Di saat pandemi, mencuci tangan juga wajib dilakukan setelah kita berada di tempat public atau transportasi umum.

BACA JUGA: Mandi Air Dingin Baik untuk Imunitas Tubuh

Krisis Air dan Kebiasaan Mencuci Tangan

Namun, yang tidak disadari, seiring banyaknya masyarakat mencuci tangan, semakin banyak pula air yang terbuang akibatnya apalagi tanpa memegang prinsip hemat air.

Menurut laporan badan kerja sama lintas negara, Water Environment Pertnership in Asia (WEPA), Indonesia yang menyimpan 6 persen potensi air dunia, tetap beresiko mengalami kekurangan air. Ditambah lagi, air diperlukan untuk cuci tangan di masa merebak pandemi COVID-19 ini.

Anjurann cuci tangan selama 20 detik untuk mencegah penularan virus setidaknya ikut menyumbang terbuangnya 1,5 liter air untuk satu orang per hari.

Coba bayangkan, jika satu keluarga memiliki 5 orang anggota keluarga, maka paling sedikit membuang air 100 liter per hari yang hanya untuk urusan cuci tangan saja. Belum lagi penggunaan air untuk kebutuhan lainnya.

Ini bukan berarti kita harus berhenti mencuci tangan! Namun sebaiknya kita berhemat air dengan cara mematikan kran air selama menyabuni tangan agar air air tidak terbuang percuma.

Jika hal ini dilakukan, maka kita ikut menjaga keberlangsungan ketersediaan air di Indonesia dan di bumi ini. (Sbg/Rig)

Comments