Rambut Pubik
(Sumber Foto: Dollar Shave Club

Sabigaju.com – Walau memang tumbuh secara alami, namun sebagian besar pria tkurang begitu menyukai memiliki rambut pubik di bagian Mr. P mereka.

Mulai dari tidak betah, gerah, hingga agar merasa lebih nyaman ketika berhubungan intim, menjadi alasan banyak pria untuk mencukur rambut pubik.

Tahan dulu keinginanmu  itu! Sebab  setelah diteliti lagi secara seksama, sesungguhnya, alangkah jauh lebih baik apabila kita tidak mencukur habis rambut pubik.

Simak ulasannya berikut ini

Melindungi dari Berbagai Penyakit

Rambut pubik pada dasarnya melindungi daerah sekitar bawah dari berbagai virus / bibit penyakit.

Lebih dari itu, rambut-rambut ini juga melindungi kita dari debu dan bahkan bakteri patogenik yang tentunya sangat berbahaya bagi tubuh.

BACA JUGA: Lima Alasan Mengapa Memiliki Mr. P Jumbo Justru Bermasalah Besar 

Meminimalisir PMS

Siapa yang ingin terkena penyakit menular seksual (PMS)? Entah itu genital warts atau molluscum, pastinya kita tidak ingin banget terkena penyakit berbahaya dan menyakitkan tersebut.

Terlebih menurut penelitian, penularan molluscum, umumnya berasal dari kebiasaan kita yang sering menggaruk-garuk bagian sekitar area pubik pasca pencukuran rambut.

Jadi yap. Segatal apapun perasaan yang didapatkan setelah melakukan sesi pencukuran, sebisa mungkin jangan digaruk-garuk ya guys!

BACA JUGA: Bikin Banyak Pria Galau, Berapa Sebenarnya Standar Ukuran Mr. P?

Menimbulkan Masalah Serius di Sekitar Kulit Area Pubik

Mencukur pubik pada dasarnya akan menimbulkan iritasi di bagian Folikel rambut yang alhasil, akan menimbulkan bekas luka yang berukuran mikroskopik.

Apabila dilakukan sering-sering (setiap panjang sedikit langsung dicukur), juga akan mengakibatkan iritasi yang muncul secara reguler di sekitar area yang dicukur.

Lebih jauhnya, beberapa dokter kerap menemukan pasiennya yang memiliki abses di sekitar area kelaminnya dan bahkan, infeksi di bagian skrotum (buah zakar) yang biasa dikenal dengan nama Cellulitis.

BACA JUGA: Begini Seharusnya Perlakuan Pria Terhadap Payudara Wanita

Rambut Pubik Mengandung Feromon

Mencukur bulu pubik pada dasarnya, juga akan menghilangkan kandungan feromon yang ada di tubuh.

Bagi kita-kita yang mungkin masih kurang memahami, Feromon adalah zat sekresi seksual yang terdapat di sekitar rambut pubik.

Zat ini timbul ketika kita mengeluarkan keringat yang sangat banyak ketika sedang berhubungan intim.

Nah, zat feromon inilah yang mampu membuat kita terus tertarik secara seksual satu sama lainnya.

Oleh karenanya, tidak mengherankan apabila mungkin kita sering mendengar bahwa wanita kerap malas berhubungan dengan pasangan pria-nya yang “gundul” dikarenakan mereka merasa “gak enak” lagi sama sekali.

BACA JUGA: Rekomendasi Posisi Bercinta yang Pas Saat Musim Panas 

Mengatur Temperatur Tubuh Kita

Pada dasarnya di setiap kelenjar keringat, terkandung banyak sekali kelenjar.

Nah kelenjar ini nantinya akan melepas minyak alami tubuh di rambut. Nah nantinya, minyak alami tubuh ini akan pelan-pelan naik ke permukaan kulit.

Nantinya ketika minyak ber-evaporasi, ototmatis akan langsung mendinginkan seluruh permukaan kulit tubuh kita.

Jadi sekali lagi kalau memang gak perlu-perlu banget, lebih baik biarkan saja rambut pubik  tumbuh lebat bawah tersebut. (Sbg/Mrv)

Comments