Foto saat Karen bertemu dengan Donald Trump di tahun 2015 yang pernah diunggah di akun Twitter Karen McDougal. (Foto Twitter)
Foto saat Karen McDougal bertemu dengan Donald Trump di tahun 2015 yang pernah diunggah di akun Twitter Karen l. (Foto:  Twitter)

Sabigaju.com – Kabar perselingkuhan kembali muncul menimpa Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Tuduhan tersebut kali ini datang dari mantan model Playboy, Karen McDougal.

Dalam pernyataan tertulis yang dimuat dalam sebuah dokumen setebal delapan halaman yang diperoleh The New Yorker, Karen McDougal mengaku pernah menjadi selingkuhan Donald Trump sebelum menjadi presiden. Saat itu Trump sudah menikah dengan Melania Trump.

Dokumen itu didapat The New Yorker dari salah satu teman McDougal. Kepada The New Yorker, McDougal mengakui dokumen itu memang ditulis tangan oleh dirinya. The New Yorker mempublikasikan kisah McDougal pada Akhir pekan lalu.

Kisah 9 Bulan Hubungan Terlarang

Dalam dokumen itu, McDougal menjelaskan bahwa hubungan terlarang dirinya dengan Trump terjalin selama 9 bulan, antara Juni 2006 hingga April 2007. Kala itu, pernikahan Trump dengan Melania baru menginjak dua tahun. Sementara, putra mereka, Barron, baru berusia beberapa bulan.

McDougal menceritakan cara Trump menjalin hubungan dengannya saat itu. Mulai dari Trump membayari makan malam di sebuah bungalo pribadi di Beverly Hills Hotel, kemudian menawarkan uang kepada McDougal usai keduanya berhubungan intim untuk pertama kali dan Trump selalu mengganti biaya perjalanan McDougal saat keduanya bertemu.

Semua kisah hubungan terlarang yang dilakukan Karen McDougal dengan Donald Trump ddibeberkan kepada media The New Yorker. (Foto via Telegraph)
Semua kisah hubungan terlarang yang dilakukan Karen McDougal dengan Donald Trump dibeberkan kepada media The New Yorker. (Foto via Telegraph)

“Tidak ada jejak kertas untuknya,” tulis McDougal dalam dokumen itu, seperti dikutip The New Yorker. McDougal merujuk pada Trump yang selalu menyembunyikan hubungan keduanya dan bagaimana Trump menutupi dirinya yang membayari aktivitas-aktivitas McDougal.

McDougal mengakui dirinya saat itu menjalin asmara secara sadar dengan Trump. Hubungan keduanya berakhir setelah 9 bulan, karena McDougal merasa bersalah.

Sejumlah sumber dan teman-teman McDougal menyebut ada komentar Trump yang membuat McDougal tersinggung. Salah satunya saat Trump menyebut ibunda McDougal yang tidak merestui hubungan keduanya, sebagai ‘old hag’ (sebutan untuk wanita tua yang jelek).

McDougal menandatangani kontrak hak eksklusif kisah hidup terbatas dengan American Media Inc (AMI) pada Agustus 2016. AMI merupakan penerbit media National Enquirer yang kerap merilis artikel yang mendukung Trump. McDougal menjual kisah asmaranya dengan Trump kepada AMI seharga US$ 150 ribu.

Bantahan Gedung Putih dan Upaya membungkam Karen McDougal

Belakangan diketahui AMI tidak pernah mempublikasikan kisah McDougal itu. Menurut The New Yorker, pemilik AMI, David Pecker, yang merupakan teman Trump, diduga sengaja membeli hak kisah McDougal untuk menutupinya dari publik dan media lainnya.

Pihak AMI brasumsi tidak mempublikasikan kisah McDougal lantaran dinilai tidak kredibel. Modus ini diduga menjadi cara Trump dan orang-orangnya untuk membungkam McDougal. Juru Bicara Donald Trump, West Wing, menanggapi tuduhan tersebut dengan berkata bahwa perselingkuhan itu merupakan cerita lama dan berita palsu.

“Presiden mengatakan bahwa ia tidak pernah menjalin hubungan dengan McDougal,” pihak Donald Trump memberi tanggapannya kepada The New Yorker.

Sebelumnya media ramai memberitakan seorang aktris porno bernama Stephanie Clifford alias Stormy Daniels yang juga mengaku pernah menjalin perselingkuhan dengan Trump, sebelum dia menjabat Presiden AS.

Yang terbaru, pengacara pribadi Trump, Michael Cohen, mengakui telah membayar US$ 130 ribu (Rp 1,7 miliar) dari kantongnya sendiri, kepada Clifford agar dia tidak mengungkap perselingkuhan itu ke publik. Pembayaran dilakukan sebelum pilpres AS digelar tahun 2016 lalu. (Sbg/Rig)

Comments