kesehatan fisik
ilustrasi pixabay

Sabigaju.com – Seringnya, kita menghindari sinar matahari untuk menjaga kesehatan kulit kita. Dan hal ini sama sekali tidak salah, karena sinar ultraviolet akan berdampak buruk bagi kulit. Apalagi jika kita terpapr cukup lama. Namun, bukan berarti hal ini menjadi alasan kita menghindari sinar matahari sepenuhnya.

Sinar matahari tetap dibutuhkan oleh tubuh. Untuk kesehatan fisik, sinar matahari membantu untuk memproses vitamin D yang kita dapatkan dari makanan yang kita konsumsi. Tidak hanya itu, sinar matahari juga memiliki dampak positif bagi kesehatan mental kita lho, sob.

 

Berkawan dengan Sinar Matahari

Jika kamu mengetahui cara serta durasi untuk berjemur di bawah matahari, kamu bisa mendapatkan manfaat maksimal dari sinar matahari. Selain itu, pemilihan sunblock lotion yang tepat juga harus tetap diperhatikan.

Sebaiknya untuk berjemur, kamu lakukan di pagi hari pukul 06.00-09.00, dan hindari berjemur berjemur di antara pukul 10.00-16.00 karena pada jam tersebut sinar ultra violet berada di tahap tertingginya.

Sedangkan untuk sunblock kamu bisa menggunakan jenis lotion yang bisa menjaga kamu dari sinar UVA dan UVB. Untuk menemukan jenis tabir surya  (sunblock) ini kamu bisa lihat ada tulisan “broad spectrum“, “multi spectrum” atau UVA/UVB Protection di bagian kemasan.

Sinar Matahari Baik untuk Kesehatan Fisik dan Mental

source : reference.com

Penelitian oleh Environmental Health Perspectives (EHP) mengatakan jika manusia terpapar sinar dalam waktu 30 menit, maka tubuh bisa memproduksi sekitar 20.000. Vitamin D ini dapat dipakai untuk meningkatkan kesehatan tulang dan mencegah terjadinya penyakit tulang seperti osteoporosis dan osteomalasia.

Menurut World Health Organization (WHO) vitamin D yang diserap tubuh ini dapat membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit seperti eksim, penyakit kuning dan jerawat. Sejalan dengan penelitian tersebut menurut Prof Michael F Holick (2008) dari universitas wisconsin, sinar matahari merupakan sumber terbanyak penghasil vitamin D yang dapat diserap oleh tubuh manusia.

Ketika kulit terpapar sinar matahari, sinar ultra violet B akan hasilkan pre vitamin D yang dapat mencegah autoimun, tuberkulosis, influenza, kanker usus dan lain lain. Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, ternyata sinar matahari juga mempunyai manfaat bagi kesehatan mental juga loh sob.

Ditemukan oleh The International Earl Psychocis Association yang menyebutkan bahwa kadar vitamin D yang terlalu rendah ternyata bisa meningkatkan gejala depresi. Bahkan ada penelitian lain sedang dilakukan untuk mengetahui tentang penurunan fungsi otak.

Selain itu juga terdapat penelitian yang senada dengan The International Earl Psychosis Association. Penelitian tersebut mengatakan dengan kurangnya sinar matahari juga bisa meningkatkan gangguan kepribadian dan mental yang memicu masalah kesehatan seperti migrain dan cepat pikun.

Meskipun kita sering mengeluh terhadap terik silaunya matahari kalau kita bisa memanfaatkan berkah tersebut dengan cara yang baik maka sebenarnya bisa menjadi sahabat kamu kok. Sekarang tinggal bagaimana kita bisa mengatur waktu untuk menikmati sinar matahari saja kok, sob.

Kira-kira, kapan terakhir kali kamu berjemur, sob? (Sbg/Ary)

Comments