Sepeda bekas kini banyak dibeli oang
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Bagi yang tidak membeli cukup dana untuk membeli sepeda baru, pilihan mendapatkan sepeda bekas bisamenjadi opsi.

Membeli sepeda bekas bisa jadi pilihan selain lebih murah atau belum yakin akan hobi bersepedanya bakal berlanjut untuk jagka panjang atau sementara saja.

Nah kamu harus tahu, tidak semua penjual sepeda second adalah pemilik sepeda tersebut. Beberapa di antara mereka adalah pencuri atau penadah sepeda curian.

Nah, kali ini Sabigaju.com mau bagi info buat kalian yang ingin membeli sepeda bekas agar perlu waspada. Jangan sampai deh membeli sepeda bekas namun ternyata sepeda tersebut adalah barang curian. Simak ulasannya berikut ini.

BACA JUGA: Bersepeda Antara Tren dan Pentingnya Regulasi 

Marak Pencurian Sepeda

Ditengah tingginya minat bersepeda dan mahalnya harga sepeda baru, rupanya membuat cukup banyak aksi kriminal pencurian sepeda.

Kini warga yang memiliki sepeda disarankan untuk memberikan pengamanan ekstra. Sebab sepeda kayuh tidak memiliki register data .

Akibatnya ketika sepeda itu dicuri akan sulit untuk melacaknya. Pemilik sepeda wajib menambahkan alat pengaman untuk menghindari pencurian. Bahkan, pengamanan sepeda harus lebih ketat dibandingkan pengamanan sepeda motor.

BACA JUGA: Nih, Rekomendasi Sepeda Berkelas Besutan Produsen Lokal!

Modus Penjual Sepeda Bekas tapi Barang Curian

Biasanya pencuri sepeda ingin menjual curiannya secepat mungkin. Mereka umumnya akan menjual dengan harga murah dan cenderung di bawah harga pasaran.

Para pencuri sepeda bekas namun barang curian biasanya enggan mengatakan siapa tangan pertama alias pemilik asal sepeda yang dijualnya.

Mereka juga umumnya tidak terlalu paham akan keunggulan dan detail sepeda yang dijualnya. Biasanya pemilik akan tahu part mana yang diganti dari aslinya.

Bila kamu juga tidak mengerti harga sepeda, sebaiknya lakukan riset dulu, dan bandingkan harga yang ditawarkan dengan harga pasaran. Perhatikan juga detail sepeda, karena beberapa part yang berbeda akan membuat perbedaan harga yang signifikan.

Dan bila kamu mendapati harga yang ditawarkan jauh di bawah harga pasar, padahal kondisi barang relatif mulus dan bagus, kamu sepatutnya curiga.

Selain itu, meskipun jarang terjadi, namun jika pencuri berniat menjual sepeda secara online, mereka biasanya tidak memasang foto aslinya, melainkan mencomot dari situs lain.

BACA JUGA: Brompton Minggir Dulu, Sepeda Fantastis Mau Lewat Nih!

Saran Buat Pembeli

Jika kamu berniat membeli sepeda second itu dari orang yang belum kamu kenal, sebaiknya pilih tempat umum untuk bertemu, dan ajaklah teman.

Kamu Sebaiknya tidak membayarnya dengan sistem cash untuk menghindari perampokan, melainkan bayar dengan transfer dan mintalah nama dan nomor telepon penjualnya.

Cara ini juga berlaku juga untuk pembelian part atau bagian-bagian sepeda. Pasalnya, pencuri seringkali menjual sepeda curian secara terpisah, misalnya frame dijual sendiri, wheelset terpisah, dan seterusnya.

Membeli sepeda second itu sah gaes dan bukan sesuatu yang memalukan. Apalagi banyak sepeda dibeli oleh pemilik pertama hanya karena gengsi dan akhirnya jarang dipakai.

Tapi,  jika kamu sudah tahu bahwa sepeda yang ditawarkan padamu adalah hasil curian, jangan membelinya. Selain akan membuat kamu was-was saat memakainya. Malu dong  kalau kamu ketahuan gowesan pakai sepeda bekas curian.

Belum lagi kalau kepergok sama pemilik aslinya, yang akan melaporkan kamu ke pihak kepolisian. Berabe deh! (Sbg/Rig)

Comments