Daramuda Project
Daramuda Project adalah sebuah projek musik yang digawangi oleh tiga penyanyi cewek kebanggaan Indonesia, yakni Danilla Riyadi, Rara Sekar, dan Sandrayati Fay(Foto: Instagram daramudaproject)

Sabigaju.com – Scene musik indie di tanah air tak hanya memberi tempat bagi cowok saja. Kini makin banyak cewek-cewek yang berkontribusi dan terjun langsung dalam dunia ini. Salah satunya adalah Daramuda Project

Daramuda Project adalah sebuah projek musik yang digawangi oleh tiga penyanyi cewek kebanggaan Indonesia, yakni Danilla Riyadi, Rara Sekar, dan Sandrayati Fay, yang ketiganya memiliki suara khasnya masing-masing.

Nama Daramuda merupakan sebuah kepanjangan dari nama mereka yaitu Danilla, Sandra dan Rara. Danilla Riyadi, Sandrayati Fay, dan Rara Sekar adalah bidadari-bidadari panggung dengan talenta bermusik

Dari mulai terbentuk pada Maret 2017 lalu hingga kini, Daramuda Project telah menghasilkan sebuah mini album yang setiap lagunya yang dinyanyikan oleh masing-masing anggotanya.

BACA JUGA: Dendangkan Perbedaaan Mocca siratkan Keindahan 

Beda Genre Tapi Gitar Sama

Daramuda project sendiri terbentuk pada Agustus 2017 lalu, grup ini merupakan project dari gitar Secco dan singer-song writer perempuan yang main alat musik gitar bersama-sama.

Daramuda Project seakan tidak membatasi genre dalam bermusik mereka. Danilla, Rara Sekar, dan Sandrayati Fay punya warna berbeda, tapi masing-masing memiliki referensi musik yang sama.

(Foto: Instagram daramudaproject)

Sebut saja Rara Sekar -yang dikenal lewat Banda Neira- lebih sering melantunkan tembang hubungan antar manusia, kemudian Sandrayati Fay yang melagukan tentang alam, khususnya yang dia rasakan sebagai musisi indie dari Bali.

BACA JUGA: Joko in Berlin, Unit Indie Keren yang Karyanya Supercathcy

Daramuda Project ini, seakan dibentuk untuk bersenang-senang tanpa pretensi apapun, dan mungkin yang jadi poin utama kelompok ini adalah tidak adanya keharusan, seperti tidak harus laku, tidak harus terkenal, dan tidak harus-tidak harus lainnya,

Hal ini menjadi kebalikan dari apa yang biasa dibebankan kepada kelompok lainnya yang ada di ranah arus musik mainstream, yang harus menjual, harus laku, dan harus terkenal.

Trio Daramuda Project seperti antitesis dari apa yang biasa digambarkan orang tentang kelompok musik yang terdiri dari para personil berwajah cantik, dengan suara yang  bisa membuat telinga siapapun terlena saat mendengarnya.

BACA JUGA: Alunan Meneduhkan Hingga Balada Perlawanan ala Sisir Tanah

Penuh Senda Gurau

Nah belum lama ini Daramuda project merilis debut album mereka berjudul Salam Kenal.

Namun dalam Daramuda Project musik yang dibawakan lebih mengusung ke tema sarkasme tentang kondisi kehidupan sosial dan alam.

Alunan gitar akustik dan suara vokal yang mendayu dan berbeda karakter menjadi kekuatan utama dari mini album ini.

(Foto: Instagram daramudaproject)

BACA JUGA: Menikmati Lirik dan Gaya Slebor Nan Asyik ala Jason Ranti

Lagu-lagu Daramuda Project  dalam Salam Kenal, secara garis besar, bertutur tentang alam, bahasa cinta universal, dan kerinduan terhadap kampung halaman.

Tema-tema personal yang, sengaja atau tidak, diharapkan bisa membawa para pendengar melakoni pengalaman batin yang mendalam.

Dalam satu kesempatan ketiganya untuk tampil bersama terjadi ketika mereka menyanyikan tembang penutup berjudul “Salam Kenal”. Nomor ini, secara lirik dan aransemen, begitu renyah sekaligus komedik.

Ketiganya terdengar begitu lepas ketika bergurau tentang senja, indie, rindu, dan kopi━empat hal yang sering dirayakan dalam koridor trolling di kalangan penikmat musik indie. (Sbg/Rig).

Comments