Smart SIM
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Buat para pengemudi kendaraan bermotor, dalam waktu dekat Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri  pada 22 September 2019 mendatang akan meluncurkan Smart SIM sejalan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara.

Nah, ada yang berbeda dengan SIM yang saat ini ada, Smart SIM dapat digunakan sebagai alat pembayaran elektronik (e-money). Smart SIM juga bisa merekam identitas serta data forensik kepolisian.

Nah sabigaju mau kasih informasi buat kamu segala hal yang berkait dengan Smart SIM. Check this Out!

BACA JUGA: Begini Cara Aman Berkendara Ketika Menggilanya Kemacetan

Tak Perlu Buru-buru Beralih Ke Smart SIM

Buat kamu yang ingin  mendapatkan Smart SIM untuk proses permohonan, hingga prosedur atau syarat-syarat juga tetap sama, hanya saja akan dititik beratkan pada bagian uji teori.

Bagian teori ini dianggap bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam sikap tertib berlalu lintas.

Bagi pengguna baru, syarat yang harus dipenuhi antara lain memenuhi batas usia yaitu 17 tahun, memiliki KTP, lolos tes kesehatan, serta lulus ujian teori dan praktik.

Smart SIM

Pemilik SIM lama dapat mengganti SIM baru ketika SIM-nya habis masa berlaku (perpanjang).

 

Pengguna SIM lama akan mendapatkan Smart SIM ketika melakukan perpanjangan. Sementara itu, pengguna baru dapat membuat Smart SIM baru di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

Bagi mereka yang memperpanjang SIM,  orang tersebut tidak perlu mengikuti ujian teori dan praktik. Jadi tidak ada yang berubah dari mekanisme pelayanan.

Biaya Pembuatan SIM sendiri sudah diatur dalam ketentuan PP Nomor 60 Tahun 2016. Berikut daftarnya:

Penerbitan SIM A Rp 120.000
Penerbitan SIM A Umum Rp 120.000
Penerbitan SIM B1 Rp 120.000
Penerbitan SIM B1 Umum Rp 120.000
Penerbitan SIM B2 Rp 120.000 Penerbitan
SIM B2 Umum Rp 120.000 Penerbitan
SIM C Rp 100.000

Berikut tarif perpanjangan SIM:

Perpanjang masa berlaku SIM A Rp 80.000
Perpanjang masa berlaku SIM B Rp 80.000
Perpanjang masa berlaku SIM C Rp 75.000
Perpanjang masa berlaku SIM D Rp 30.000

BACA JUGA: Wanita ini Gigit Polisi Hingga Jadi Trending Topic

Merekam Pelanggaran dan ada Pemberian Penghargaan

Fungsi Lain dari Smart SIM adalah merekam segala pelanggaran yang dilakukan pemegang SIM secara elektronik dan pada sistem Korlantas.

Hal itu dapat dijadikan evaluasi sekaligus menerapkan sistem reward and punishment kepada pengemudi. Kendati demikian, pihak kepolisian belum merinci lebih jauh perihal penghargaan apa yang dapat diberikan kepada pengemudi yang taat berlalu lintas.

BACA JUGA: Kamu Dilanda Stress! Naik Sepeda Motor Bisa Jadi Obatnya

Sebagai Alat Pembayaran

Para pemegang SIM dapat mengisi saldo kartu hingga maksimal Rp 2 juta. Kartu dapat digunakan untuk membayar tol, berbelanja di minimarket, hingga membayar denda tilang.

Tetapi, tak semua pemegang SIM pintar diharuskan menggunakan kartu tersebut sebagai uang elektronik. Semua itu tergantung dari pemilik Smart SIM itu, mau diaktifkan atau tidak fitur pembayaran elektroniknya.

Sebagai tahap awal, Polri baru bekerjasama dengan BNI, tetapi ke depan Polri bisa menggandeng semua bank, seperti Mandiri, BRI, hingga BCA.

Untuk mengisi saldo sama seperti kita mengisi saldo pada kartu e-toll, bisa melalui ATM atau ke mini market. (Sbg/Rig)

Comments