Sabigaju.com – World Food Programme (WFP) bekerja sama dengan agen kreatif agar dapat mendorong publik untuk tidak menyia-nyiakan makanan demi menghindari terjadinya kelaparan. Program Pangan Dunia ini meluncurkan gerakan media sosial dengan hashtag #RecipeforDisaster yang bertujuan untuk membuat publik lebih sadar akan limbah makanan yang mereka hasilkan.

Kampanye Lewat Hashtag #RecipeforDisaster

Dengan demikian, konsumen didesak untuk menggunakan imajinasi mereka serta membuat resep makanan yang seharusnya akan sia-sia. Hal ini merupakan bagian dari kampanye untuk mengumpulkan uang dalam mengatasi kelaparan global. Dengan adanya kampanye ini, diharapkan inisiatif publik menjadi semakin tinggi akan untuk tidak menyia-nyiakan makanan mereka.

Kampanye ini pertama kalinya diluncurkan di Inggris terlebih dahulu sebelum diluncurkan secara global. Kampanye ini akan mendorong orang untuk berbagi resep secara online serta memberikan donasi. Pada hari-hari biasa, WFP memiliki 5.000 truk dengan 20 kapal dan 70 pesawat bergerak. Mereka akan mengirimkan makanan dan bantuan lainnya pada pihak yang paling membutuhkan. Setiap tahun, WFP akan mendistribusikan banyak ransum makanan. Dengan demikian, kampanye ini akan mendorong konsumen untuk memeriksa makanan yang mendekati tanggal best before sehingga masih dapat dimakan.

BACA JUGA: Rekomendasi Makanan yang Dijual Online untuk Menu Makan Siang

Banyaknya Makanan yang Terbuang di Dunia

Meskipun ada cukup banyak makanan di dunia ini, namun sekitar sepertiga dari 4 miliar ton yang diproduksi tiap tahun rupanya terbuang sia-sia. Padahal, hal ini sudah menghabiskan biaya ekonomi global sekitar hampir USD 750 miliar atau EUR 530 milyar per tahun.

Berdasarkan sebuah penelitian baru, ternyata tidak ada negara Afrika yang kemungkinan akan mencapai target PBB untuk mengakhiri kekurangan gizi pada tahun 2030. Bahkan, indikator kekurangan gizi tetap ‘terus-menerus tinggi’. Menurut Corrine Woods dari WFP, jika kita dapat mengatasi masalah limbah makanan maka kita dapat memberi makan untuk 9 miliar orang setiap hari.

Sebagian besar makanan terbuang dalam penyimpanan dan produksi di negara-negara berkembang. Kemudian, WFP membantu untuk menangani dengan teknologi baru dan pendidikan masyarakat. Berbeda halnya dengan keadaan di negara maju dimana sebagian besar makanan dihabiskan. Kampanye #RecipeforDisaster diharapkan dapat membuat orang-orang memberikan sumbangan dan mengambil tindakan dengan cara donasi. (Sbg/Van)

Comments