Hubungan Intim
Ada banyak hasil studi baru yang menunjukkan, bahwa berhubungan intim di usia terlalu dini bisa membawa resiko efek negatif bagi kesehatan fisik dan psikis. (Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Bagi anak zaman now, masalah hubungan intim sepertinya bukan hal yang asing lagi ya untuk dibahas?

Nah, rasa penasaran bisa jadi alasan mengapa ada sebagian remaja yang melakukan hubungan intim pada usia dini.

Padahal banyak hasil studi baru yang menunjukkan, bahwa berhubungan intim di usia terlalu dini bisa membawa resiko efek negatif bagi kesehatan fisik dan psikis yang akan membekas hingga usia dewasa,

Apa saja resiko tersebut berikut ulasannya.

BACA JUGA: Hal Terlarang yang Tidak Boleh Dilakukan Pria kepada Pasangannya

Penyesalan

Menurut survei perilaku seksual di Inggris, sepertiga perempuan dan seperempat laki-laki pada usia remaja hingga awal usia 20 tahun mengaku telah melakukan hubungan intim, tetapi kemudian menyesal karena merasa bahwa itu bukanlah waktu yang tepat.

Para peneliti di London School of Hygiene dan Tropical Medicine melihat tanggapan dari hampir tiga ribu anak muda telah menyelesaikan survei antara 2010 dan 2012. Sebagian besar responden telah melakukan hubungan intim pada saat mereka berusia 18 tahun.

Hampir 40 persen perempuan dan 26 persen laki-laki tidak merasa bahwa pengalaman seksual pertama mereka terjadi pada waktu yang tepat.

BACA JUGA: Tiba-tiba Ditaksir Cewek, Jangan-jangan Cuma Cinta Pelarian, Cek Yuk!

Kenakalan

Menurut hasil penelitian lain oleh Ohio State University, remaja yang mulai hubungan intim di usia dini  dari teman sebayanya menunjukkan tingkat kenakalan lebih tinggi pada tahun-tahun mendatang.

Kenakalan yang dimaksud merujuk pada perilaku vandalisme, sengaja merusak properti, mencuri, atau menjual obat-obatan terlarang.

Sebaliknya, para remaja yang menunggu lebih lama untuk seks pertama, memiliki tingkat kenakalan 50 persen lebih rendah hingga setahun kemudian dibandingkan dengan rata-rata remaja.

BACA JUGA: Tiga Hal yang Harus Dilakukan Pria untuk Menyenangkan Pasangan Hidupnya 

Menghambat Perkembangan Otak

Melakukan hubungan intim diusia dini juga berpengaruh pada perkembangan otak.  Hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Ohio State University mengungkapkan, bahwa melakukan hubungan intim di usia dini ternyata mempengaruhi fungsi dan kerja sistem saraf pusat. Karena seks diusia dini terbukti dapat mengintervensi perkembangan sel dan jaringan otak.

Terhambatnya perkembangan otak juga mempengaruhi massa tubuh yang lebih rendah dibanding kondisi normal, ukuran jaringan reproduksi yang lebih kecil, hingga lambatnya proses regenerasi sel pada sistem saraf. Wah, ngeri men!

BACA JUGA: 

Khusus Dewasa, Coba Deh Ajukan Pertanyaan Seksi Ini Saat Sexting dengan Pasangan

Perilaku Seksual Berisiko

Dalam penelitian yang diterbitkan di laman Psychology Today  menunjukkan bahwa anak-anak yang berhubungan intim  pada usia 13 tahun cenderung memiliki banyak pasangan seksual, lebih sering melakukan hubungan seks, tidak mempraktikkan seks aman menggunakan kondom, bahkan menggunakan narkoba atau alkohol sebelum berhubungan seks.

Nah, berhubungan intim di usia dini mungkin ada hubungannya dengan perilaku seksual berisiko, penyalahgunaan narkoba, serta perilaku antisosial setelah dewasa.

Penelitian ini memberikan bukti terkuat sejauh ini antara seks dini dan beberapa masalah yang merugikan setelah dewasa.

Nah berbagai resiko tadi menunjukan kalau berhubunga intim bukan pilihan yang tepat bagi kamu yang masih berusia belia. Maka hindarilah. (Sbg/Rig)

Comments