Rapper muda, XXXTentacion ditemukan tewas usai ditembak oleh dua orang tak dikenal di Florida, Senin (18/6) waktu setempat.

Sabigaju.com – Kabar mengejutkan baru-baru ini berhembus dari jagat musik hip-hop. Rapper muda berbakat, XXXTentacion ditemukan tewas di sebuah jalanan di Florida pada hari Senin (18/6) waktu setempat.

XXXTentacion diduga menjadi korban perampokan sesaat usai meninggalkan sebuah dealer sepeda motor yang berlokasi tak jauh dari tempat kejadian.

Rapper bernama asli Jahseh Dwayne Onfroy sempat dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya, nyawa XXXTentacion tak dapat tertolong dan akhirnya dinyatakan meninggal.

BACA JUGA: Para Rapper Komentari Album Baru Kanye West

Pihak kepolisian setempat mengungkapkan kronologi penyerangan terhadap sang rapper. Dua orang bersenjata diduga menyerang XXXTentacion sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Namun, diperkirakan hanya salah satu dari mereka yang menembaknya.

Kedua pelaku yang kini masih dalam pengejaran polisi, langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara dengan menggunakan sebuah mobil SUV berwarna gelap sesaat usai melakukan aksinya di Deerfield Beach.

Pernyataan Resmi Manajer Selepas Tewasnya XXXTentacion

Sebuah pernyataan resmi pun akhirnya dilontarkan sang manajer, Solomon Sobande yang menaungi XXXTentacion melalui akun Twitter @AKWPR.

Dirinya pun membenarkan kabar bahwa sang rapper tewas akibat serangan yang terjadi di Deerfield, Florida.

Pernyataan resmi dari manajer XXXTentacion. (Foto: twitter.com)
BACA JUGA: Kontroversi Cover Album Pusha T di Kamar Mandi Whitney Houston

XXXTentacion mulai meroket namanya berkat sejumlah single yang menjadi hits, yakni “SAD!” dan “Moonlight”. Namanya pun mencuat dalam daftar tangga lagu Billboard 200 pada Maret silam dan didengarkan secara online streaming oleh ratusan juta penikmat musik.

Meski demikian, kontroversi acapkali menghampiri rapper berusia 20 tahun tersebut. Tak lama jelang kematiannya, XXXTentacion harus menghadapi tuduhan kekerasan domestik, termasuk 15 tuduhan pelanggaran, yang diantaranya memukul seorang wanita hamil. (Sbg/Nic)

Comments