Vera Itabiliana S.Psi dan Falla Adinda membahas tema Delay Speech atau anak terlambat bicara dalam dialog sabi striming beberapa waktu lalu. (Foto Sabigaju.com)

Sabigaju.com – Belum lama ini Sabigaju mengadakan acara talkshow  yang dipandu Falla Adinda dengan menghadirkan  bintang tamu seorang psikolog khusus perkembangan anak dari Psikologi Terapan Universitas Indonesia yakni Vera Itabiliana S.Psi yang akrab disapa dengan panggilan Vera. Topik dialog yang bahas kali ini adalah mengenai kondisi yang sering dialami dan ditanyakn oleh banyak ibu muda mengenai kondisi anak yang telat bicara atau biasa disebut delay speech.

Istilah  telat bicara yang dialami seorang anak pada kamus psikologi disebut delay speech. Menurut Vera anak umur 1 tahun setidaknya diharapkan harus mempunyai ada kata pertama Dengan bertambahnya usia sekitar 18 bulan kira-kira akan ada penambahan kosa kata.

Sedangkan ketika berumur 2 tahun menurut vera biasanya seorang anak rata-rata sudah bisa bicara dengan merangkai 2 kata dalam kalimat.

Gadget sebagai penyebab anak telat bicara

Gadget kerap menjadi penyebab seorang anak menjadi telat berbicara. Menurut Vera hal tersebut bisa saja terjadi ketika seorang anak terlalu dini dikenalkan dengan teknologi tersebut.

Vera menjelaskan kepada Falla bila sorang anak bermain gadget terlalu lama dapat membuat anak telat berbicara. (Foto: Sabigaju.com)

Menurut Vera, ketika seorang anak  bermain gadget terlalu lama maka otomatis hal itu dapat menutup sisi stimulasi indrawi untuk melakukan interaksi inderawi seperti hilangnya aktifitas bercerita, ngobrol ataupun bernyanyi bersama. Hal tersebut terjadi karena sifat gadget yang satu arah (one way).

Penggunaan Bahasa Asing Pada Anak

Menurut Vera seorang anak boleh diajarkan bahasa apa saja selama dilakukan secara on track dengan cara pengajaran yang terstruktur.

Hal ini dimaksudkan saat kita berbicara dengan anak maka baik ayah atau ibu haruslah konsisten dalam memilih bahasa yang dipergunakan.

Jika bahasa inggris maka pakailah inggris, jika bahasa Indonesia maka pakailah bahasa Indonesia. Kalau bisa jangan dicampur-campur.

Buat kamu ingin mengetahui lebih banyak hal seputar anak telat bicara atau delay speech, saksikan video di bawah ini  (Sbg/Ary/Rig)

Comments