Ilustrasi. (Pixabay)

Sabigaju.com – Belum lama ini sabigaju mengadakan acara mingguan striming bal-balan show bersama Bagus Clark dan Abdul Azis.

Akhir-akhir ini sempat timbul ada wacana bahwa Indonesia direncanakan untuk menjadi tuan rumah piala dunia pada tahun 2034.

Menurut Bagus IFF (International Football Federation) sudah memberikan restu kepada Indonesia dan Thailand untuk melaksanakan ajang piala dunia namun harus dilakukan terpisah di 2 negara yaitu Indonesia dan Thailand.

Piala Dunia 2002 sebagai contoh untuk Indonesia

Dalam dialog, Bagus merujuk pada kejadian tahun 2002 dimana saat itu Korea-Jepang jadi Negara tuan rumah untuk pertama kalinya dilakukan di wilayah Asia.

Saat penyelenggaraan piala dunia tahun 2002, Jepang menyediakan setidaknya 10 stadion. Sedangkan korea juga menyediakan 10 stadion.

Pembicaraan striming ini bagus juga berhasil menghubungi Tyo Prasetyo jurnalis 442 yang  memiliki pandangan kemungkinan Indonesia bisa menjadi tuan rumah piala dunia masih 50%-50%,  dalam arti hal itu bergantung bagaimana sikap dan peran pemerintah dalam membangun infrastuktur seperti jalan dan renovasi stadion.

Bagus dan Azis membahas soal wacana Indonesia tuan rumah Piala Dunia dalam Sabistriming balbalan. (Foto: Sabigaju.com)

Masih menurut Tyo  yang menilai saat ini ada beberapa stadion yang mumpuni untuk memenuhi standart penyelenggaran turnament sepak bola internasional saat ini misalnya Gelora Bung Karno Jakarta, Gelora Bandung Lautan Api dan beberapa stadion bola di Kalimantan.

Namun hal tersebut Tyo menambahkan untuk stadion-stadion yang berada di luar Jakarta lebih baik dilakukan renovasi saja ketimbang menambah kuota stadion.

Sebagai catatan Tyo, kota yang menurutnya paling potensial untuk dibuatkan stadion dan renovasi itu adalah di Jakarta, Bandung, Palembang dan Bali.

Daerah Bali menurut Tyo adalah tempat paling potensial untuk dibangun suatu Stadion berkala internasional mengingat di daerah tersebut banyak sekali turis yang transit.

Hal Penting yang Perlu Dibenahi agar Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia tidak sekedar wacana

Apabila Piala Dunia Indonesia – Thailand jadi dilaksanakan, maka sudah jelas akan mendatangkan manfaat salah satunya ekonomi.

Apabila piala dunia benar jadi dilaksanakan, menurut Tyo hal tersebut akan membawa dampak ekonomi terutama bagi mereka yang berjualan merchandise dan makanan.

Ilustrasi. (Pixabay)

Sektor lain yang akan membawa dampak ekonomi yang bagus menurut Azis dan Bagus seperti parkiran,transportasi online, lapangan online dan akomodasi atau penginapan.

Namun hal paling penting untuk dilakukan adalah menemukan bibit pemain bola untuk dibina kualitasnya sejak dari dini agar menjadi seorang pemain hebat untuk berlaga di tahun 2034 mendatang.

Buat kalian yang ingin mengetahui lebih banyak perbincangan seru seputar Indonesia dan Piala Dunia, Silahkan saksikanvideo di bawah ini ya. (Sbg/Ary/Rig)

Comments