Beberapa waktu lalu sesi dialog Sabifit menghadirkan Fitri Tasfiah mengangkat tema ‘Menenangkan Pikiran, bersama narasumber seorang praktisi meditasi, Adjie Santosoputro. (Foto: Sabigaju.com

Sabigaju.com – Belum lama ini berlangsung sesi dialog Sabifit yang dipandu oleh oleh host Fitri Tasfiah dengan narasumber praktisi meditasi, Adjie Santosoputro yang mengangkat tema tentang pentingnya menenangkan pikiran.

Adjie mengungkapkan, modern sat ini mempunyai pikiran yang terlalu sibuk dengan rutinitas sehari hari termasuk halnya memikirkan masa lalu  dan cemas memikirkan masa depan.

Menurutnya menenangkan pikiran adalah perlunya mengkondisikan pikiran diri dimana kita sebagai manusia bisa sadar pada kondisi saat ini, karena hal itu yang membuat seseorang bahagia.

Sementara menurut pandangan Fitri, masalah hidup sehat terjadi ketika seseorang dengan berani mengaku dirinya sehat walau bukan berarti dirinya benar-benar sehat. Bagi Fitri ada kondisi mental dan fisik yang menjadi bagian dari komponen hidup sehat itu sendiri.

Ajie menambahkan bahwa banyak orang memahami bahwa kebahagiaan itu ketika orang mendapatkan Sesuatu.

Menurutnya hal itu kurang tepat sebab kebahagiaan dan ketenangan pikiran itu  terletak pada saat kita melepaskan atau mengikhlaskan rasa ingin memiliki.

Adjie mencotohkan, apabila seseorang mengalami kehilangan maka pikiran akan memberikan perintah kepada dirinya untuk merasa sedih .

Itu sebabnya Adjie menyarankan untuk melepas dan mengikhlaskan rasa sedih. Sebab saat  manusia menyadari, menerima dan menemui rasa sedih itu karena disitulah letak kebahagiaan.

Tentang Kesehatan Pikiran

Sama halnya jika ingin tubuh kita sehat maka kita perlu olahraga seperti lari, berenang atau olahraga lain.

Maka  menurut adjie jika mau menjaga kesehatan dan kewarasan pikiran maka kita harus mengajak dan meluangkan pikiran kita untuk diam berbeda seperti kondisi pada masyarakat Jakarta atau kota besar yang sebagian besar tubuhnya diam namun pikirannya kesana kemari.

Salah satu kondisi ketidakbahagiaan menurut adjie adalah ketika kita mempunyai terlalu banyak keinginan. Padahal kondisi terlalu banyak keinginan merupakan ibu dari penderitaan tambah adjie.

Dalam Dialog Sabifit Ajie menegaskan bahwa  kebahagiaan itu dapat terjadi pada saat kita melepaskan atau mengikhlaskan rasa ingin memiliki. (Foto; Sabigaju.com)

Maka, untuk menghindari penderitaan ada baiknya kita harus belajar untuk mulai merasa cukup akan sesuatu. Dengan itu maka akan menyembuhkan diri kita ujar adjie.

Salah satu cara  menenangkan pikiran menurut Adjie adalah dengan merasa cukup dan menerima segala kondisi kita saat ini  serta  belajar untuk tersenyum dengan pikiran kita sendiri.

Mengenai Keikhlasan

Kadang dalam hidup kita tidak lepas dari suatu target. Namun dalam menjalani kehidupan dengan target kiranya perlu ditambahkan dengan rasa bersyukur, keikhlasan dan menikmati yang ada ujar adjie.

Menurut Adjie keikhlasan bukan melupakan sepenuhnya. Keikhlasan adalah sesuatu yang perlu dilatih dengan tetap menerima dan ditemui atau dihadapi ketika rasa itu muncul. Ketika kita ikhlas maka disitulah kita bisa berbahagia.

Anda bisa menyaksikan dialog lengkap antara Fitri Tasfiah bersama narasumber Adjie Santosoputro lewat video di bawah ini. (Sbg/Ary/Rig)

Comments